Categories
Repo

Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Swadharma Sarana Informatika Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16139/

Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Swadharma Sarana Informatika Bekasi

Triatmoko, Endri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Swadharma Sarana Informatika Bekasi sebanyak 134. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel beban kerja dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Swadharma Sarana Informatika Bekasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi beban kerja 0,008 < 0,05 dan stres kerja sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel beban kerja maupun variabel stres kerja berpengaruh positif selalu terjaga dengan baik. dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT Swadharma Sarana Informatika Bekasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 332,846 dan Ftabel = 3,09. Angka 3,09 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 = 97. Jika Fhitung> Ftabel yaitu 332,846 > 3,09 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel beban kerja maupun variabel stres kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di persamaan : Y=-0.603 + 0,242×1 + 0.896×2+ e. Hasil persamaan ini dapat peroleh diketahui bahwa nilai konstanta sebesar -0,603 artinya jika variable beban kerja dan variable stres kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar -0,603. Jika variable X1 (beban kerja) dinaikan 1 score dan variable X2 (stres kerja) tetap atau variable X2 (stres kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (beban kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,896 pada konstanta -0.603. Oleh sebab itu, peneliti tidak berubah maka kinerja akan naik 0,242 pada konstanta -0.603. Jika memberikan saran kepada PT Swadharma Sarana Informatika agar selalu memperhatikan tugas yang diberikan kepada karyawan serta kondisi karyawan agar kinerja karyawan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16139/1/FEB_MNJ_1502025088_ENDRI%20TRIATMOKO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Hedonic Shopping Motivation, dan Shopping Lifestyle terhadap Impulse Buying di Mall Tamini Square Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16141/

Pengaruh Hedonic Shopping Motivation, dan Shopping Lifestyle terhadap Impulse Buying di Mall Tamini Square Jakarta Timur

Muzakki, Fadhillah Muhammad

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Hedonic Shopping Motivation dan Shopping Lifestyle terhadap Impulse Buying. Penelitian ini di lakukan di Mall Tamini Square Jakarta Timur pada pengunjung yang datang ke Mall Tamini Square. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengolahan data analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda dan uji hipotesis. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linier berganda dengan diolah menggunakan SPSS 25. Hasil analisis regresi linear berganda dengan uji t dan f. Hasil analisis regresi linear berganda dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari Hedonic Shopping Motivation dan Shopping Lifestyle bersama-sama dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Impulse Buying. Secara bersama-sama F hitung yaitu sebesar 39,194 dan F table 2,682 nilai sig. F 0,000, Sedangkan secara parsial Hedonic Shopping Motivation menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,265 > t table 1,980, Shopping Lifestyle menunjukkan t hitung sebesar 5,763 > t table 1,980. Diketahui juga variabel yang mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap Impulse Buying adalah Shopping Lifestyle.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16141/1/FEB_MNJ_1502025092_FADHILLAH%20MUHAMMAD%20MUZAKKI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pengetahuan Gizi, Ketersediaan Sarapan dan Citra Tubuh dengan Kebiasaan Sarapan Pada Remaja di SMA 74 Jakarta Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16125/

Hubungan Pengetahuan Gizi, Ketersediaan Sarapan dan Citra Tubuh dengan Kebiasaan Sarapan Pada Remaja di SMA 74 Jakarta Tahun 2019

Karim, Ulfah Khairani

Remaja merupakan kelompok usia yang paling banyak melewatkan sarapan. Asupan energi sarapan pada remaja rata-rata masih belum mecukupi Angka Kecukupan Gizi untuk sarapan. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan beberapa masalah gizi, diantaranya kekurangan energi kronik (KEK), anemia, kegemukan hingga obesitas. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan sarapan antara lain pengetahuan gizi, ketersediaan sarapan dan citra tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi, ketersediaan sarapan dan citra tubuh dengan kebiasaan sarapan pada remaja. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 74 Jakarta pada bulan Juli 2019. Responden merupakan siswa-siswa angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 86 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional serta dilakukan analisis data dengan uji Chi Square. Pengambilan data pengetahuan gizi, ketersediaan sarapan, citra tubuh dan kebiasaan sarapan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan formulir recall 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 76,7% remaja memiliki kebiasaan sarapan yang kurang baik, 64,0% remaja memiliki pengetahuan gizi yang baik, sebanyak 94,2% telah tersedia sarapan dan sebanyak 51,2% remaja memiliki citra tubuh yang negatif. Berdasarkan analisis data menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi, ketersediaan sarapan dan citra tubuh dengan kebiasaan sarapan (p=> 0,050). Saran peneliti kepada remaja agar membiasakan sarapan sebelum pergi ke sekolah dan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang sebagai menu sarapan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16125/1/FIKES_GIZI_1505025161_ULFAH%20KHAIRANI%20KARIM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pengetahuan Gizi, Tingkat Kecemasan, Dukungan Keluarga dan Asupan Suplementasi dengan Asupan Zat Gizi pada Pasien Kanker Post Kemoterapi di Rumah Sakit Dharmais

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16127/

Hubungan Pengetahuan Gizi, Tingkat Kecemasan, Dukungan Keluarga dan Asupan Suplementasi dengan Asupan Zat Gizi pada Pasien Kanker Post Kemoterapi di Rumah Sakit Dharmais

Putri, Wella Anjela

Pada kejadian kanker, banyak ditemukan pasien yang mengalami penurunan asupan zat gizi yang disebabkan dari berbagai faktor, salah satunya adalah dari pengobatan yang dilakukan. Adanya penurunan asupan zat gizi tersebut, secara tidak lansung menunjukkan terjadinya asupan makan yang rendah, sehingga dapat mempengaruhi status kesehatan pasien kanker dan berujung pada kejadian kaheksia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari tingkat pengetahuan gizi, tingkat kecemasan, dukungan keluarga dan asupan suplementasi dengan asupan zat gizi pasien kanker pasca kemoterapi di rumah sakit kanker Dharmais. Penelitian ini menggunakan design studi cross sectional dengan concequtive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 74 responden rawat jalan penderita kanker post kemoterapi yang sudah memenuh syarat Inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan food recall 2×24 jam. Analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan asupan energi (p= 0,026), protein (p=0,024) dan karbohidrat (p=0,012). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan asupan protein (p= 0,036). Ada hubungan antara suplementasi dengan asupan energi (p= 0,004), protein (p=0,000) dan karbohidrat (0,014).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16127/1/FIKES_GIZI_1505025162_WELLA%20ANJELA%20PUTRI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

THE DETECTING FRAUD FINANCIAL STATEMENT ON MINING COMPANIESI INDONESIA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16124/

THE DETECTING FRAUD FINANCIAL STATEMENT ON MINING COMPANIESI INDONESIA

Budiandru, Budiandru

The purpose of this study was to examine the effect of the fraud triangle in explaining the phenomenon of financial statement fraud. This study consists of five (5) variables, namely Financial Stability as proxied by ACHANGE, External Pressure as proxied by Leverage, Nature of Industry as proxied by Receivable, Ineffective Monitoring as proxied by BDOUT, and Change in Auditor. From the results of logistic regression analysis, it was found that 22 companies committed fraud and 17 companies did not commit fraud from 2018 to 2020, and the financial stability variable and the fraud industry variable indicated the presence of accounting tampering. Accountancy. These results support the fraud triangle theory in explaining the phenomenon of financial statement fraud.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16124/1/THE%20DETECTING%20FRAUD%20FINANCIAL%20STATEMENT%20ON%20MINING.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Pegawai pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 1 Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16140/

Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Pegawai pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 1 Jakarta

Permatasari, Evi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengenalisis pengaruh manajemen pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai ( Studi Kasus PT. Kereta Api Indonesia Persero DAOP 1 Jakarta )
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan variabel yang di teliti yaitu Knowledge Management, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kinerja Pegawai . Sampel penelitian ini berjumlah 128 pegawai, cara pengambilan data dengan metode explantory survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pernyataan tertutup 5 pilihan jawaban dan di ukur menggunakan skala likert. Teknik pengolahan data menggunakan SPSS versi 20 dan teknik analisis satu meliputi uji kualitas data ( Uji Validitas dan Uji Reliabilitas), analisis regresi linear berganda Model Regresi Linier Berganda dan Uji asuzmsi klasik, analisis koefisien korelasi, uji hipotesis, uji t, uji f, dan analisis koefisien determinasi.
Knowledge Management memiliki t hitung sebesar 7,377 < t ( 0,05) : 2 : 125 = 1,97912 dan signifikansi 0,000 < 0,05, berarti terdapat pengaruh signifikan antara Knowledge Management terhadap Kinerja Pegawai, dengan demikian H1 di terima. Sedangkan variabel Pengambangan Sumber Daya Manusia memiliki thitung sebesar 6,338 > t ( 0,05) : 2: 125 = 1,97912 dan signifikansi 0,00 < 0,05, berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antar Pengembanagn Sumber Daya Manusia terhadap kinerja pegawai , dengan demikian H2 di terima. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16140/1/FEB_MNJ_1502025090_EVI%20PERMATASARI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Jus Putih Telur Terhadap Peningkatan Kadar Albumin Pada Pasien Tuberculosis dengan Hipoalbuminemia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16129/

Pengaruh Pemberian Jus Putih Telur Terhadap Peningkatan Kadar Albumin Pada Pasien Tuberculosis dengan Hipoalbuminemia

Yusrho, Wildati

Penyakit menular masih menjadi perhatian dunia, salah satunya Tuberculosis. Tuberculosis adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh basil mycobacterium tuberculosis yang dapat ditularkan dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung melalui udara pernapasan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian jus putih telur terhadap kadar albumin pasien tuberculosis dengan hipoalbuminemia, tempat dan waktu penelitian dilakukan di puskesmas bambu apus pamulang pada bulan Agustus-September 2019. Metode penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test membandingkan hasil data responden sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji pired t-test. Populasi dan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 34 resonden. Responden diberikan jus putih telur sebanyak 3 kali dalam sehari @250ml di waktu pagi, siang dan sore selama 7 hari berturut-turut dengan 6.3g protein pada telur, 7.3g protein pada kedelai dan 24g pada buah per sajian. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan jus putih telur (<0,1). Pemberian jus putih telur secara signifikan dapat meningkatkan kadar albumin pada pasien tuberculosis di Puskesmas Bambu Apus Pamulang. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16129/1/FIKES_GIZI_1505025163_WILDATI%20YUSRHO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

Octaliani, Dwi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan urban service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta), dengan jumlah populasi 155. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample slovin, sehingga diperoleh sampel berjumlah 112 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Motivasi (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelatihan Kerja (X2) dan variabel kinerjakaryawan (Y) sebesar 0,743 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,914 berarti kedua variabel yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval (0,80- 1,00) dan positif terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,833 artinya penentu hubungan variabel independen Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 83,3% sedangkan sisanya sebesar 16,7% oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini. Hasil uji statistik t variabel yaitu Motivasi (X1) menunjukkan thitung sebesar 13,739 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Motivasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Pelatihan Kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 5,296 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pelatihan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 278,042 > F 0.05 (3,08) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Motivasi dan Pelatihan Kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji analisis regresi linear berganda yang diperoleh yaitu = 0,382 + 0,661X1 + 0.246X2+ e. Nilai konstanta sebesar 0.382 artinya jika Motivasi dan Pelatihan kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 0.382. Jika X1 (Motivasi) dinaikan 1 score dan X2 (Pletihan kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0.661 pada konstanta 0.382. Jika X2 (Pelatihan kerja) dinaikan 1 score dan X1 (Motivasi) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,246 pada konstanta 0.382. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/1/FEB_MNJ_1502025074_DWI%20OCTALIANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16119/

Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

Aulia, Dyan Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman di Indonesia.
Variabel yang diteliti adalah Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah data dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 dari setiap variabel dependen maupun variabel independen, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling diperoleh 45 data yang diambil setiap akhir bulan dari periode 2013 s/d 2017. Teknik pengolahan dengan menggunakan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 24. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan signifikan alpha 0,05. Dengan persamaan regresi yang diperoleh Ŷ = 1.275 – 0.019 X1 + 0.829 X2. Data dalam penelitiain ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi tiap variabel dari sumber terpercaya.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil (-0.395) < (2.01808) dengan nilai signifikan 0.695 > 0.05, sedangkan variabel Profitabilitas berpengaruh dan signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil (4.092) > (2.01808) dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05. Secara simultan, kedua variabel independen (Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil sebesar 16.848 > sebesar 4.07 pada tingkat signifikansi F sebesar 0.000 yang nilainya jauh lebih kecil dari 0.05. Nilai Koefisien dari kedua variabel independen ialah sebesar 41.9% sedangkan sisanya sebesar 58.1% dijelaskan variabel lain yang tidak dimasukkan atau dijelaskan dalam penelitian ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16119/1/FEB_MNJ_1502025080_DYAN%20NUR%20AULIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

Fitriyana, Dwi Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia. Variabel bebas yang diteliti adalah Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Variabel terikat yang digunakan adalah Penyaluran Kredit perbankan di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih sebanyak 6 bank yang sesuai dengan kriteria dan menjadi sampel penelitian. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif berupa analisis manajemen keuangan dengan bantuan Ms. Excel dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa DPK, NPL, dan CAR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit di Indonesia. Secara simultan DPK, NPL, dan CAR berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel DPK, NPL, dan CAR mampu mempengaruhi kondisi penyaluran kredit perbankan di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/1/FEB_MNJ_1502025073_DWI%20NUR%20FITRIYANA.pdf

Unduh!