Categories
Repo

Hubungan Karakteristik Pekerja dan Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konveksi di Kelurahan Palmerah Jakarta Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15717/

Hubungan Karakteristik Pekerja dan Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konveksi di Kelurahan Palmerah Jakarta Tahun 2017

Silvana, Wanty Handa

Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Kelelahan terjadi karena terakumulasinya produk sisa pembakaran dalam otot dan peredaran darah. Produk sisa ini bersifat membatasi kelangsungan aktivitas otot dan mempengaruhi serat saraf dan sistem saraf pusat, sehingga orang menjadi lambat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan karakteristik pekerja dan intensitas kebisingan di tempat kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja konveksi kelurahan Palmerah Jakarta Tahun 2017. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dan menggunakan desain cross sectional, yaitu variabel independen dan variabel dependen dilihat dari waktu bersamaan. Penelitian ini dilaksanakan di 5 konveksi wilayah palmerah, Jakarta Barat tahun 2017 dengan jumlah sampel 72 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner, pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh), dan pengukuran kebisingan.Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis frekuensi umur tua 41 orang (56,9%), masa kerja baru 42 orang (58,3%), status gizi tidak baik 39 orang (54,2%), status perkawinan kategori kawin 51 orang (70,8%), kebiasaan merokok kategori merokok 56 orang (77,8%), kebiasaan sarapan kategori tidak rutin 54 orang (75,0%), dan kebisingan melebihi NAB konveksi 2 (86,22 dB) konveksi 4 (86,36 dB). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai hubungan karakteristik pekerja dan intensitas kebisingan di tempat kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja konveksi di kelurahan Palmerah Jakarta tahun 2017 dengan analisis bivariat secara uji statistikmenunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara umur (Pvalue 0,001), status gizi (Pvalue 0,021), kebiasaan merokok (Pvalue 0,012), kebiasaan sarapan (0,014) dengan kelelahan. Kelelahan tersebut terjadi karena pekerja konveksi kurang mempunyai kesadaran mengenai keselamatan dan kesehatan kerja sehingga angka kelelahan pada pekerja meningkat. Saran dari penelitian ini adalah perlu adanya penyuluhan kepada karyawan mengenai kelelahan kerja, dampak, serta cara menanggulanginya. Sehingga para pekerja memiliki pengetahuan mengenai peminimalisiran kelelahan. Serta pemberian waktu khusus untuk beristirahat agar terciptanya perilaku keselamatan dan kesehatan kerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15717/1/FIKES_KESMAS_1205015139_WANTY%20HANDA%20SILVANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

12. 2021.06.15 Jurnal Al-Jabar Peer reviw

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15721/

12. 2021.06.15 Jurnal Al-Jabar Peer reviw

Trisna Roy Pradipta, TRP

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15721/1/12.%202021.06.15%20M.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Terhadap Penyelesaian Wanprestasi Nasabah Dalam Akad Musyarakah Menurut Fatwa DSN MUI (Studi Kasus: PT. Bank BNI Syariah Pusat)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15718/

Analisis Terhadap Penyelesaian Wanprestasi Nasabah Dalam Akad Musyarakah Menurut Fatwa DSN MUI (Studi Kasus: PT. Bank BNI Syariah Pusat)

Pradana, Fikri

Kasus pembiayaan bermasalah nasabah banyak terjadi di berbagai bank, termasuk bank syariah. Timbulnya pembiayaan bermasalah tersebut dapat diakibatkan oleh berbagai kondisi dan keadaan. Diantara penyebabnya adalah kelalaian nasabah dalam menunaikan kewajibannya dalam hal pinjaman atau karena usaha mereka mengalami kegagalan. Wanprestasi nasabah tersebut perlu mendapat solusi dari persepektif syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyelesaian wanprestasi nasabah di bank syariah khususnya dalam akad musyarakah telah sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian dengan mengumpulkan data mengenai penyelesaian wanprestasi dalam akad musyarakah di PT. Bank BNI Syariah Pusat ditinjau dari Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu data primer berupa hasil dari wawancara yang diteliti dan data sekunder berupa buku, internet, jurnal dan dokumen lain yang berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian ini menujukan ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya wanprestasi nasabah dalam akad musyarakah di PT. Bank BNI Syariah Pusat. Diantara penyebabnya adalah kondisi usaha nasabah yang tidak menguntungkan selain itu wanprestasi nasabah juga terjadi karena adanya itikad yang kurang baik dari pihak nasabah itu sendiri yang tidak mau menyelesaikan kewajibannya. Proses penyelasian wanprestasi dalam akad musyarakah, dilakukan dengan memberikan peringatan secara lisan dengan memberikan waktu sampai akhir bulan, pemberian surat peringatan, akad ulang melalui PT. Bank BNI Syariah Pusat. Proses penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh PT. Bank BNI Syariah Pusat sudah sesuai dengan fatwa DSN MUI No. 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15718/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025045%20%20_%20FIKRI%20PRADANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Determinan Non Performing Financing Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Wilayah Jabodeta Periode 2012 – 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15706/

Determinan Non Performing Financing Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Wilayah Jabodeta Periode 2012 – 2016

Apriliana, Dita

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah merupakan salah satu lemaga perbankan syariah yang membantu perkenomian Negara.Sebagai lembaga yang sangat berperan dalam membantu masyarakat dengan memberikan pembiayaan, tentu kesehatan bank menjadi tolok ukur sehat atau tidaknya bank tersebut. Kesehatan suatu bank sangat penting, jika bank tersebut dalam keadaan yang sangat tidak sehat tentu akan berpengaruh pada sektor perekonomian Negara serta bank yang bersangkutan. Untuk mengukur kesehatan bank dapat dilihat dari rasio NPF (Non Performing Financing). Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir modal bank berada pada batas aman, namun NPF terus melonjak setiap tahunnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi NPF. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan metode yang digunakan adalah regresi data panel. Dalam penelitian ini digunakan beberapa variabel, yaitu Capital Adequacy ratio (CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) serta Inflasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel BOPO dan Inflasi secara simultan mempengaruhi NPF. Namun, secara parsial variabel CAR dan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF. Variabel BOPO menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap NPF. dengan demikian efisiensi suatu bank dalam mengelola kegiatan operasional harus diperhatikan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15706/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201307025030%20_%20DITA%20APRILIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Perilaku Merokok Pada Perempuan dan Keinginannya Untuk Berhenti Merokok di Kelurahan Pondok Ranji Kecamatan Ciputat Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15707/

Perilaku Merokok Pada Perempuan dan Keinginannya Untuk Berhenti Merokok di Kelurahan Pondok Ranji Kecamatan Ciputat Timur

Pramudyo, Wahyu Eko

Jumlah perokok pada perempuan di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Yang menjadi faktor utama dalam peningkatan jumlah perokok pada perempuan ialah lingkungan pergaulan dan kurangnya pengawasan baik dari keluarga ataupun orang orang yang berada disekitar perokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar keinginan berhenti merokok pada perempuan di Kelurahan Pondok Ranji. Penelitian ini merupakan penelitin kualitatif daskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang di ambil adalah data primer, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, analisis yang digunakan pada penelitan ini adalah narasi deskriptif, informan yang menjadi narasumber berjumlah 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab informan merokok karena pengaruh dari lingkungan pergaulan, mengikuti perkembangan zaman, membuat penampilan jadi lebih menarik. Informan menganggap rokok dapat menghilangkan stress, menghilangkan rasa bosan, informan juga menjawab jika merokok dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Keinginan dan motivasi informan untuk berhenti merokok terbilang kecil karena kurangnya dukungan dari pihak keluarga, kurangnya informasi mendalam tentang bahaya merokok dan besarnya pengaruh dari luar yang menyebabkan informan gagal berhenti merokok.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15707/1/FIKES_KESMAS_1205015138_WAHYU%20EKO%20PRAMUDYO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh NPF, ROA, Ukuran Perusahaan dan BOPO terhadap Praktik Perataan Penghasilan pada Bank Syariah

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15708/

Pengaruh NPF, ROA, Ukuran Perusahaan dan BOPO terhadap Praktik Perataan Penghasilan pada Bank Syariah

Nengsih, Dwi Porwati

Asimetri informasi yang terjadi antara nasabah dana pihak ketiga dengan bank syariah membuat bank syariah leluasa untuk melakukan tindakan perataan penghasilan agar tingkat bagi hasil menjadi stabil. Hal ini bertujuan untuk memitigasi risiko imbal hasil yang tidak kompetitif serta menjaga nasabah agar tidak memindahkan dananya ke bank lain. Regulasi mengenai perataan penghasilan belum diperkuat dengan regulasi lain yang lebih terperinci seperti pengungkapan pada laporan keuangan serta metode dan persyaratan jumlah yang harus dicadangkan. Oleh karena itu, fenomena perataan penghasilan yang terjadi pada bank syariah menarik untuk diteliti apakah bank syariah di Indonesia juga melakukan praktik perataan penghasilan atau tidak serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Performing Financing (NPF), Return on Assets (ROA), Ukuran Perusahaan dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Perataan penghasilan merupakan variabel dependen yang diukur menggunakan Indeks Eckel yang dimodifikasi oleh Hamdi dan Zarai. Sampel dalam penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK selama periode 2012-2016. Data yang digunakan adalah data triwulanan dan data tahunan selama periode 2012-2016 yang kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi logistik (logistic regression). Hasil penelitian berdasarkan perhitungan Indeks Eckel menunjukkan bahwa bank syariah terbukti melakukan perataan penghasilan untuk menstabilkan bagi hasil kepada nasabah. Hasil pengujian terhadap faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perataan penghasilan menunjukkan bahwa NPF berpengaruh positif signifikan terhadap praktik perataan penghasilan, variabel ROA dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap praktik perataan penghasilan dan variabel BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap praktik perataan penghasilan pada bank syariah di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15708/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201307025031%20_%20DWI%20PORWATI%20NENGSIH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

14. 2021.06.28 Jurnal Daya Matematis Peer Review

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15725/

14. 2021.06.28 Jurnal Daya Matematis Peer Review

Trisna Roy Pradipta, TRP

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15725/1/14.%202021.06.28%20m.pdf

Unduh!

Categories
Repo

15. 2021.7.23 Jurnal Cendekia 3 peer review

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15726/

15. 2021.7.23 Jurnal Cendekia 3 peer review

Trisna Roy Pradipta, TRP

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15726/1/15.%202021.7.23%20m.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Indikasi Pengaruh Moral Hazard dan Adverse Selection Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia (Periode 2012-2017)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15724/

Analisis Indikasi Pengaruh Moral Hazard dan Adverse Selection Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia (Periode 2012-2017)

Hasna, Ghinaeis Fazri

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikasi pengaruh Moral Hazard dan Adverse Selection terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 10 BUS yang mempublikasi laporan keuangannya secara lengkap dalam data triwulan selama periode Januari 2012 – Desember 2017. Teknik analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel model efek acak (random effect).
Berdasarkan hasil regresi data panel dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Menyimpulkan bahwa 1) NPF berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.2122 > 0.05 dan nilai koefisien -0.018615. 2) GDP berpengaruh negatif signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.0000 > 0.05 dan nilai koefisien -0.660948. 3) TBH berpengaruh positif signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.0000 > 0.05 dan nilai koefisien 0.277888. Secara parsial NPF tidak mengindikasikan adanya pengaruh moral hazard dan adverse selection. Secara Simultan NPF, GDP, TBH secara bersama sama berpengaruh terhadap Pembiayaan Bagi Hasil yang berarti mengindikasikan adanya pengaruh moral hazard dan adverse selection pada Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15724/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025051%20%20_%20GHINAEIS%20FAZRI%20HASNA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pembiayaan UMKM, Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah di Indonesia (Periode 2013-2017)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15723/

Pengaruh Pembiayaan UMKM, Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah di Indonesia (Periode 2013-2017)

Sabila, Ghaida Fathihatu

Penulis melakukan penelitian dalam ruang lingkup pengaruh pembiayaan UMKM, Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah. Bagaimana pengaruh secara parsial dan secara simultan variabel bebas terhadap variabel terikat. Pertumbuhan laba yang positif pada bank syariah perlu dipertahankan sebab mampu mempengaruhi kelangsungan kinerja bank. Dari sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat juga dilihat dari kinerja bank syariah itu sendiri. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba bank syariah tersebut dengan menggunakan variabel Pembiayaan UMKM (PUMKM), Kecukupan Modal (CAR), Efisiensi Operasional (BOPO) dan Pembiayaan Bermasalah (NPF) terhadap rasio pertumbuhan laba (ROA). Variabel tersebut akan menjelaskan pengaruh terhadap pertumbuhan laba bank syariah yang naik tipis dan menjelaskan hubungan setiap variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembiayaan UMKM (PUMKM), CAR, BOPO dan NPF secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0000 < 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Pembiayaan umkm (PUMKM) berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0276 < 0.05. CAR tidak berpengaruh terhadap ROA dengan nilai sig. 0.7759 > 0.05. BOPO secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0000 < 0.05. NPF secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0001 < 0.05. Serta dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 0.824742 mengartikan bahwa kemampuan model regresi yang terdiri dari Pembiayaan UMKM, CAR, BOPO dan NPF sebagai variabel independen mampu menjelaskan variasi perubahan ROA sebagai variabel dependen sebesar 82.47% dan sisanya 17.53% perubahan ROA dijelaskan oleh variabel lain diluar model yang digunakan penulis. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15723/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025050%20_%20GHAIDA%20FATHIHATU%20SABILA.pdf Unduh!