Categories
Repo

Hubungan Karakteristik Orang Tua, Status Gizi dan Asupan Zat Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Jurusan Keperawatan SMk Kesehatan Banten Cipondoh Tangerang Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16972/

Hubungan Karakteristik Orang Tua, Status Gizi dan Asupan Zat Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Jurusan Keperawatan SMk Kesehatan Banten Cipondoh Tangerang Tahun 2019

Nurmaida, Nurmaida

Pada tahun 2011 prevalensi kejadian anemia di wilayah Asia Tenggara pada Wanita Usia Subur (WUS) lebih dari 30% atau sekitar 2 milyar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan karakteristik orang tua, status gizi dan asupan zat gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di SMK Kesehatan Banten pada bulan Juli 2019. Sampel didapatkan sebanyak 72 remaja putri. Pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuesioner, wawancara food recall 2×24 jam dan pengecekkan kadar Hb dengan easytouch GCHb. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menemukan sebanyak 17 remaja putri (23.6%) mengalami kejadian anemia dan terdapat hubungan bermakna pada karakteristik orang tua (pendidikan ibu (p=0.004) dan pekerjaan ibu (p=0.008)) dan asupan zat gizi (asupan zat besi/fe (p=0.000), asupan vitamin B6 (p=0.017), asupan vitamin B12 (p=0.049) dan asupan vitamin C (p=0.019)). Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu adanya upaya-upaya untuk mencegah terjadinya kejadian anemia pada remaja putri dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan mengkonsumsi suplemen zat besi/Fe.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16972/1/FIKES_KESMAS_1505015103_NURMAIDA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan pola makan, sedentary lifestyle, dan pengguna kontrasepsi dengan kejadian kegemukan pada Ibu rumah tangga di Desa Karang Satria

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16964/

Hubungan pola makan, sedentary lifestyle, dan pengguna kontrasepsi dengan kejadian kegemukan pada Ibu rumah tangga di Desa Karang Satria

Anggraini, Silvia Nury

Kegemukan merupakan masalah kesehatan yang seringkali berhubungan dengan penyakit degeneratif. Prevalensi kegemukan diatas 18 tahun di Indonesia sebesar 21,8% (Riskesdas, 2018). Prevalensi kegemukan pada wanita berdasarkan penelitian Rian Diana dkk yang dilakukan di Indonesia dengan mewakili 33 provinsi sebesar 29,4%. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan ibu rumah tangga mengalami kegemukan adalah pola makan yang tidak beragam, mengonsumsi makanan dan minuman manis, konsumsi lemak, makanan rendah sayur dan buah, gaya hidup sedentary, dan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, sedentary lifestyle, dan pengguna kontrasepsi dengan kejadian kegemukan pada ibu rumah tangga di Desa Karang satria, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitan ini dilakukan pada tanggal 13-18 Agustus 2019 di Desa Karang satria dengan sampel 136 orang yang dipilih menggunakan teknik multiphase sampling. Variabel dependen yang diteliti yaitu konsumsi sayur dan buah, konsumsi lemak, konsumsi makanan dan minuman manis, sedentary lifestyle, jenis kontrasepsi, dan lama penggunaan kontrasepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Ibu rumah tangga mengalami kegemukan (53,7%). Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi makanan dan minuman manis dengan kejadian kegemukan (p=0,033), ada hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi dengan kejadian kegemukan (p=0,004), dan tidak ada hubungan antara konsumsi sayur dan buah (p=0,676), konsumsi lemak (0,059), sedentary lifestyle (0,07), jenis kontrasepsi (0,158).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16964/1/FIKES_GIZI_%201505025143_%20SILVIA%20NURY%20ANGGRAINI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

PENGARUH KEADILAN ORGANISASI, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR KEPALA SMA NEGERI DI DKI JAKARTA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16968/

PENGARUH KEADILAN ORGANISASI, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR KEPALA SMA NEGERI DI DKI JAKARTA

Musringudin, Musringudin

PENGARUH KEADILAN ORGANISASI, KEPUASAN KERJA, DAN KOMITMEN
ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR(OCB) KEPALA SMA NEGERI DI DKI JAKARTA


The objective of this research is to measure the effect degree of organizational justice, job satisfaction, and organizational commitment on organizational citizenship behavior of the principles of public high school in Jakarta. The research was done from November to December 2016. The data were collected from the principles that selected as a respondent, through the questionnaires.
This research consist of 90 principles as a samples from 116 of the total populations around Jakarta province. The amount of 90 samples decided based on the proportional random sampling technique. Then, the data calculated using path analysis.
The result of the study shows: 1) there was a direct effect of organizational justice variable on organizational citizenship behavior (OCB) positively, 2) there
was a direct effect of job satisfaction on OCB positively, 3) there was a direct effect of organizational commitment on OCB positively, 4) the direct effect of organizational justice on organizational commitment described a positive
contribution, 5) there was a direct effect of job satisfaction on organizational commitment positively, 6) there was a strong direct effect of organizational justice
variable on job satisfaction positively.

Keywords: organizational justice, job satisfaction, organizational commitment, organizational citizenship behavior.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16968/1/Disertasi_Lengkap.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Karakteristik dan Kecerdasan Spiritual Perawat dengan Pemenuhan Kebutuhan Layanan Spiritual Pasien Rawat Inap di RSUD Banten Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16970/

Hubungan Karakteristik dan Kecerdasan Spiritual Perawat dengan Pemenuhan Kebutuhan Layanan Spiritual Pasien Rawat Inap di RSUD Banten Tahun 2019

Nurherawati, Nurherawati

Perawat dalam memenuhi kebutuhan layanan spiritual pada pasien dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu kecerdasan spiritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik dan kecerdasan spiritual perawat dengan pemenenuhan kebutuhan layanan spiritual pasien rawat inap di RSUD Banten Tahun 2019. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di RSUD Banten pada bulan Juli-Agustus 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Dengan menggunakan data primer melalui pengisian angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Populasi dan sampel menggunakan teknik total sampling berjumlah 71 perawat. Hasil penelitian menunjukkan responden yang melakukan pemenuhan kebutuhan layanan spiritual kurang baik sebanyak 37 responden (52,1%). Hasil bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan layanan spiritual yaitu tingkat pendidikan (Pvalue 0,039), lama kerja (Pvalue 0,042), dan kecerdasan spiritual perawat (Pvalue 0,022). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan layanan spiritual yaitu jenis kelamin (Pvalue 0,452) dan usia perawat (Pvalue 0,132). Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan perlu adanya pendampingan atau mentor khusus yang dilakukan oleh perawat senior kepada perawat junior (lama kerja ≤ 4 tahun) terkait perawatan spiritual agar lebih optimal. Karena hasil penelitian membuktikan bahwa perawat yang memiliki lama kerja baru yang berpeluang melakukan pemenuhan kebutuhan layanan spiritual kurang baik pada pasien.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16970/1/FIKES_KESMAS_1505015101_NURHERAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemanfaatan Tepung Pisang Kepok Putih dan Tepung Kacang Hijau dalam Pembuatan Crispy Cookies sebagai Snack Sumber Serat dan Rendah Natrium

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16957/

Pemanfaatan Tepung Pisang Kepok Putih dan Tepung Kacang Hijau dalam Pembuatan Crispy Cookies sebagai Snack Sumber Serat dan Rendah Natrium

Nugraha, Rahma Agniya

Pola konsumsi masyarakat yang cenderung senang mengonsumsi makanan tinggi kalori, tinggi lemak, tinggi natrium, dan rendah serat dapat menjadi pemicu kejadian hipertensi. Pisang kepok putih dan kacang hijau merupakan pangan lokal yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan bahan yang potensial dalam pembuatan snack sumber serat dan rendah natrium bagi penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemanfaatan tepung pisang kepok putih dan tepung kacang hijau dalam pembuatan crispy cookies sumber serat dan rendah natrium. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL).Terdapat 3 perlakuan penggunaan tepung pisang kepok putih dan tepung kacang hijau, yaitu dengan perbandingan 1 : 9, 2 : 8, 3 : 7. Analisis data menggunakan uji Anova, bila p-value <0,05 dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji sidik ragam pada uji mutu hedonik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata penggunaan tepung pisang kepok putih dan tepung kacang hijau terhadap mutu aroma, rasa, dan tekstur crispy cookies. Hasil uji sidik ragam pada uji hedonik menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata penggunaan tepung pisang kepok putih dan tepung kacang hijau terhadap aroma dan rasa, namun terdapat perbedaan pada tekstur crispy cookies. Berdasarkan penilaian uji organoleptik didapatkan produk crispy cookies terpilih yaitu F2 dengan perbandingan penggunaan tepung pisang kepok dan tepung kacang hijau 2 : 8. Produk crispy cookies terpilih dalam 100 gram mengandung energi 401,8 kkal, protein 18,7 g, lemak 9,2 g, karbohidrat 61 g, serat 6,8 g dan natrium 137,7 mg. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16957/1/FIKES_GIZI_%201505025111_%20RAHMA%20AGNIYA%20NUGRAHA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Asupan Lemak, Obesitas Sentral Dan Aktifitas Fisik Terhadap Kadar Kolesterol Pada Wanita Dewasa Di Puskesmas Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16958/

Hubungan Asupan Lemak, Obesitas Sentral Dan Aktifitas Fisik Terhadap Kadar Kolesterol Pada Wanita Dewasa Di Puskesmas Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten Tahun 2019

Adiyanti, Regita Hizryatul

Kolesterol merupakan masalah kesehatan yang penting di indonesia jika kadarnya berlebihan dalam tubuh dapat menimbulkan penyakit kadiovaskuler dan penyakit metabolik lainnya. Apabila terjadi peningkatan kadar kolesterol didalam darah melebihi normal (>200 mg/dl) disebut Hiperkolesterolemia. Prevalensi pola konsumsi makanan yang berlemak dan berkolesterol menurut data riskesdas 2013 di peroleh persentase nasional sebesar 40,7 % dan diataranya banten meduduki posisi ke-5 dengan persentase sebesar 48,8%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Asupan Lemak, Obesitas Sentral Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Kolesterol Pada Wanita Dewasa di Puskesmas Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling. Sampel yang di dapat sebanyak 44 orang dengan responden wanita dewasa di Puskesmas Cipocok Jaya, Serang Banten. Data dianalisis dengan uji chi-square dengan kemaknaan α=0,05 .

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16958/1/FIKES_GIZI_1505025113_%20Regita%20Hizryatul%20Adiyanti.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pola Asuh, Asupan Makanan, dan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Pada Kelompok Pemulung Di Bantargebang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16961/

Hubungan Pola Asuh, Asupan Makanan, dan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Pada Kelompok Pemulung Di Bantargebang

Khalifah, Rizki

Anak pemulung sering kali kita jumpai di sekitar tempat pembuangan akhir sampah dimana tempat orang tua mereka mengais rezeki. Tempat pembuangan akhir biasanya dijadikan sebagai tempat tinggal oleh pemulung. Tempat tinggal yang kumuh dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik memiliki berbagai masalah kesehatan antara lain penyakit ISPA, diare, flu, dan penyakit kulit yang berdampak pada status gizi khususnya balita. Masalah gizi buruk, gizi kurang dan stunting merupakan masalah gizi yang sering terjadi pada anak balita pemulung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu, asupan makan, dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita usia 24-59 bulan pada kelompok pemulung di Bantargebang tahun 2019. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan desain cross sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dari seluruh jumlah balita yaitu 49 balita. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memiliki status gizi kurang sebesar 44,9% dan gizi pendek sebesar 42,9%. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p value <0,05) antara pola asuh ibu dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita berdasarkan BB/U dan TB/U. Tidak terdapat hubungan yang signifikan (p value >0,05) antara asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak dengan status gizi balita berdasarkan BB/U dan TB/U.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16961/1/FIKES_GIZI_1505025128_RIZKI%20KHALIFAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penimbangan pada Balita di Posyandu Kartini, Kebayoran Baru Tahun 2019.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16959/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penimbangan pada Balita di Posyandu Kartini, Kebayoran Baru Tahun 2019.

Kusumawardani, Lintang Bestari

Perilaku penimbangan pada balita dilakukan setiap bulannya di posyandu atau faslitias layanan kesehatan lainnya untuk menentukan status gizi anak, stunting, perkembangan sesuai umur atau tidak, dan adakah gangguan perilaku atau ganguan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penimbangan pada balita di Posyandu Kartini Kebayoran Baru Tahun 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendeketan cross sectional. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 91 responden. Jumlah sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 74 responden. Teknik pengambilan sampel dengan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 74 balita, terdapat balita yang tidak teratur menimbang (< 4 kali dalam enam bulan terakhir) sebanyak 18 balita (24,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu (Pvalue 0,000), sikap ibu (Pvalue 0,000), dan dukungan keluarga (Pvalue 0,000) dengan perilaku penimbangan pada balita di posyandu. Berdasarkan hasil penelitian disarankan posyandu dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dan keluarga untuk menanamkan kesadaran sejak dini terhadap pentingnya melakukan penimbangan balita secara rutin. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16959/1/FIKES_KESMAS_1505015076_LINTANG%20BESTARI%20KUSUMAWARDANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Perbedaan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Terhadap Pemberian Smoothies Belima Pada Peserta Posbindu Cikokol Kota Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16967/

Perbedaan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Terhadap Pemberian Smoothies Belima Pada Peserta Posbindu Cikokol Kota Tangerang

Harnum, Sofia

Penderita hipertensi akan menjalani hidup dengan bergantung pada obat-obatan yang sering menimbulkan efek samping. Penelitian ini memberikan alternatif dalam mengatasi hipertensi menggunakan bahan-bahan alami untuk meminimalisir efek samping yaitu dengan pemberian smoothies belima (belimbing, pisang, kayu manis dan buah naga) yang mengandung serat dan kalium sebanyak 250 ml. Jenis penelitian ini yaitu eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test. Metode penelitian ini menggunakan metode total sampling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik terhadap pemberian smoothies belima pada Peserta di Posbindu Cikokol Kota Tangerang pada tanggal 9-22 September 2019. Responden pada penelitian ini sebanyak 32 Orang. Data dianalisis dengan uji Paired t-test dan uji Wilcoxon.Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan smoothies belima terhadap tekanan darah sistolik (p <0,005), tekanan darah diastolik (p <0,005), asupan natrium (p <0,005), asupan kalium (p <0,005) dan asupan serat (p <0,005). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16967/1/FIKES_GIZI_1505025152_SOFIA%20HARNUM.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Ketersediaan Buah dan Sayur dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja di SMAN 33 Jakarta tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16963/

Hubungan Ketersediaan Buah dan Sayur dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja di SMAN 33 Jakarta tahun 2019

Jannah, Miftahul

Nutrisi yang dibutuhkan oleh remaja terdapat dalam buah dan sayur seperti vitamin, mineral dan antioksidan. Walaupun terdapat banyak kandungan yang bermanfaat baik bagi tubuh buah dan sayur jarang dikonsumsi oleh mayoritas penduduk Indonesia khususnya para remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan buah dan sayur dengan konsumsi buah dan sayur pada remaja di SMAN 33 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional pada 98 remaja di SMAN 33 Jakarta. Penelitian ini menggunakan data primer melalui pengisian kuesioner dan FFQ Semi Kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat. Teknik pengambilan sampel adalah proportional stratified random sampling. Hasil univariat menunjukkan remaja yang konsumsi buah dan sayur kurang baik (68,4%), ketersediaan buah dan sayur baik (70,4%), berjenis kelamin laki-laki (38,8%), orang tua memiliki pekerjaan (98%), pendidikan orang tua tinggi (87,8%), orang tua memiliki penghasilan tinggi (73,5%), dukungan orang tua positif (56,1%), dan contoh orang tua baik (31,6%). Hasil bivariat menunjukkan variabel ketersediaan buah dan sayur, pekerjaan orang tua, dukungan orang tua, contoh orang tua memiliki hubungan dengan konsumsi buah dan sayur dan adanya hubungan antara contoh orang tua dengan ketersediaan buah dan sayur. Hasil multivariat menunjukkan bahwa variabel konfounding dari hubungan ketersediaan buah dan sayur dengan konsumsi buah dan sayur adalah jenis kelamin, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, dukungan orang tua.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16963/1/FIKES_KESMAS_1505015081_MIFTAHUL%20JANNAH.pdf

Unduh!