http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17568/
BUKU PANDUAN TUTOR
BLOK 3.3
RESPIRASI
Dian Apriliana, Dian
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17568/1/BUKU%20PANDUAN%20TUTOR%20BLOK%203.3%20T.A%202021-2022.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17568/
BUKU PANDUAN TUTOR
BLOK 3.3
RESPIRASI
Dian Apriliana, Dian
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17568/1/BUKU%20PANDUAN%20TUTOR%20BLOK%203.3%20T.A%202021-2022.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17553/
BUKU PANDUAN TUTOR
BLOK 1.4
BIOMEDIK 3:
DASAR DIAGNOSTIK DAN TERAPI
Shinta Dewi Permata Sari, Shinta
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17553/1/BUKU%20PANDUAN%20TUTOR%201.4%20DASAR%20DIAGNOSTIK%20DAN%20TERAPI.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17569/
BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
BLOK 3.3
RESPIRASI
Anatomi
Histologi
Mikrobiologi
Fisiologi
Patologi Klinik
Dian Apriliana, Dian
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17569/1/PANDUAN%20PRAKTIKUM%20BLOK%203.3%20T.A.%202021-2022.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17554/
BUKU PANDUAN PRATIKUM
BLOK 1.4: BIOMEDIK III
Dasar Diagnosis dan Terapi
Histologi
Fisiologi
Mikrobiologi
Parasitologi
Farmakologi
Shinta Dewi Permata Sari, Shinta
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17554/1/BUKU%20PRAKTIKUM%20BIOMEDIK%203%20-%202021%20.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17570/
BUKU BLOK
BLOK 5.2.
GENITOURINARIA
Mohamad Riza EL Anshory, Riza
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17570/1/BUKU%20%20BLOK%205.2%20TEMPLATE%20BARU.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17555/
BUKU BLOK
BLOK 5.1
GASTROINTESTINAL
Achdi Kurnia, Achdi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17555/1/BUKU%20BLOK%205.1%20T.A%202022-2023.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17538/
Artikel Internasional Published
Murwitaningsih, Susanti
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17538/1/Published%20Susanti%20Murwitaningsih.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17540/
MEKANISME KERJA HIBISCUS SABDARIFFA TERHADAP STEATOSIS AKIBAT RESTRIKSI VITAMIN B12: KAJIAN MOLEKULAR PERSINYALAN STRES RETIKULUM ENDOPLASMA DAN LIPOGENESIS
Nama : Program Studi : Judul Disertasi :
ABSTRAK
Irena Ujianti
Program Doktor Ilmu Kedokteran
Mekanisme Kerja H. sabdariffa. terhadap Steatosis Akibat Restriksi Vitamin B12: Kajian Molekular Persinyalan Stres Retikulum Endoplasma dan Lipogenesis
Belum banyak studi mempelajari keterkaitan antara defisiensi vitamin B12 dan toksisitas homosistein. Hiperhomosisteinemia dikaitkan dengan penyakit selular terkait NAFLD. Toksisitas homosistein dapat berupa steatosis atau inflamasi sel hati. H. sabdariffa. dan konstituen aktifnya memiliki efek pencegahan terhadap cedera seluler. Ekstrak H. sabdariffa. diuji pada tikus Sprague-Dawley (SD) dalam penelitian ini.Penelitian ini untuk melihat efek H.sabdariffa terhadap peningkatan homosistein pada hati tikus SD yang diberikan diet resriksi vitamin B12.
Penelitian ini merupakan penelitian in vivo yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sebanyak 30 ekor tikus SD dibagi menjadi enam kelompok sesuai waktu perlakuan di 8 dan 16 minggu sebagai berikut: Kelompok kontrol diberikan diet standar AIN-93M, kelompok restriksi vitamin B12 diberi diet AIN-93M dengan modifikasi pengurangan komponen vitamin B12 dan kelompok restriksi vitamin B12 diberi AIN-93M dengan modifikasi pengurangan komponen vitamin B12 ditambah ekstrak etanol H.sabdariffa (HSE). Setelah 8 dan 16 minggu, kadar vitamin B12 dan homosistein diukur. Peningkatan aktivitas toksisitas homosistein dilihat dari ekspresi protein GRP78, SREBP1c dan NF-kB. Aktivitas hepatoprotektif HSE dinilai menggunakan AST, ALT, GGT, dan NAFLD Activity Score (NAS).
Kadar vitamin B12 pada 8 minggu (233 ± 10.8 vs 176 ± 5.4 pg/L; p < 0.001) dan 16 minggu (226 ± 13 vs 190 6 pg/L; p < 0,001), lebih tinggi secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan diet HSE dibandingkan kelompok diet restriksi vitamin B12 tanpa HSE. Kadar plasma homosistein plasma lebih rendah secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan kelompok restriksi vitamin B12 tanpa HSE di usia perlakuan 8 minggu (2,25 ± 0,07 vs 2,63 ± 0,1 mol/L; p < 0,001) dan 16 minggu (2,18 ± 0,07 vs 2,64 ± 0,09 mol/L; p < 0,001). Aktivitas GGT plasma di usia 16 minggu perlakuan menurun secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan kelompok restriksi vitamin B12 tanpa HSE (14,5 ± 1,1 vs 22,9 ± 2,4 IU; p < 0,05). Ekspresi protein GRP78, SREBP1c, dan NfKB diukur menggunakan protein GADPH sebagai kontrol internal. Pada minggu ke-8 dan 16, ekspresi protein NF-kB lebih rendah pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan dengan grup restriksi vitamin B12 tanpa HSE (0,78 ± 0,08 vs 1,08 ± 0,06; p < 0,05). Ekspresi protein SREBP1c lebih rendah pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan dengan grup restriksi vitamin B12 tanpa HSE pada usia perlakuan 16 minggu (0,55 ± 0,03 vs 1,00 ± 0,02; p < 0,05). Kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE memiliki gambaran histopatologis steatosis, inflamasi, dan fibrosis lebih baik dibandingkan kelompok yang restriksi vitamin B12 tanpa HSE setelah 16 minggu perlakuan.
Disimpulkan peningkatan homosistein akibat diet restriksi vitamin B12 pada tikus SD menyebabkan steatosis hati, inflamasi, dan fibrosis. Ekstrak etanol H.Sabdariffa memiliki efek pencegahan terhadap kondisi steatosis, inflamasi dan fibrosis akibat peningkatan homosistein pada tikus SD yang diberi diet restriksi vitamin B12.
Kata kunci: inflamasi, kobalamin, lipogenesis, liver, rosela, fibrosis
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17540/1/Disertasi%20dr.%20Irena%20Ujianti_Cetak.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17542/
Desertasi
Ahmad, Kosasih
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17542/1/Desertasi.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17543/
BUKU BLOK
BLOK 1.1.
KETERAMPILAN BELAJAR DAN BERFIKIR KRITIS
Bety Semara Lakhsmi, Bety
Blok keterampilan belajar dan berpikir kritis secara garis besar berisi tentang keterampilan belajar sepanjang hayat (lifelong learning) yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa yang akan menjadi bekal hingga saat sudah menjadi seorang dokter. Selain keterampilan belajar sepanjang hayat, seorang mahasiswa kedokteran juga perlu melatih keterampilan berpikir kritis (critical thinking) serta pemecahan masalah
(problem solving). Keterampilan mengenai teknologi informasi juga diperlukan untuk mendukung keterampilan belajar, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Blok ini mendukung mahasiswa mencapai kompetensi mawas diri dan pengembangan diri, serta sedikit kompetensi pengelolaan informasi dari Standar Kompetensi Dokter Indonesia.
Materi pada blok ini meliputi pengantar ilmu kedokteran dan kompetensi pendidikan dokter, dasar-dasar ketrampilan belajar, pengenalan gaya belajar (learning style), pencarian literatur (literature searcing), penelusuran sumber belajar secara kritis, mendengar aktif(active listening), membaca efektif (effective reading), konsentrasi dan memori (concentating and memory), managemen waktu (time 6
management), membuat catatan kuliah (note taking) dan persiapan ujian(test preparation). Selain itu dipelajari juga mengenai prinsip pembelajaran orang dewasa (adult learning), problem solving, problem base learning dan dan tujuh langkah tutorial. Metode pengajaran berupa kuliah, diskusi kelompok kecil (tutorial), keterampilan dalam penggunaan teknologi informasi (IT) dan belajar mandiri.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17543/1/BUKU%20BLOK%201.1%20T.A%202021_compressed.pdf