Categories
Repo

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

Oktaviana, Annisa Nur

Masalah Gizi Yang Paling Sering Terjadi Pada Remaja Adalah Malnutrisi, Baik Gizi Kurang Dan Perawakan Pendek Maupun Gizi Lebih Hingga Obesitas. Berdasarkan Hasil Riskesdas 2013 Diperoleh Angka Prevalensi Kurus Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Secara Nasional Sebesar 11,1 Persen. Prevalensi Gemuk Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Sebanyak 10.8 Persen. Di Mts Nahjul Huda Hasil Observasi Awal Banyak Siswa/I Yang Kelebihan Berat Badan Dan Selama Ini Belum Pernah Diadakan Pengukuran Asupan Gizi, Aktivitas Fisik Serta Status Gizi. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Hubungan Antara Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro Serta Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Remaja Berusia 13 – 15 Tahun Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat, Pada Bulan Maret 2019. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Cross – Sectional. Sampel Yang Diambil Berjumlah 51 Siswa/I Dengan Menggunakan Teknik Sampel Purposive Sampling. Analisis Data Terdiri Dari Analisis Univariat Dan Bivariat Dengan Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Sebanyak 35,3% Siswa Yang Berstatus Gizi Normal Dan 64,7%, Siswa Mengalami Gizi Lebih. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Bermakna Antara Asupan Energi ( P-Value = 0,000 ), Asupan Protein ( P-Value = 0,000 ), Asupan Lemak ( P-Value = 0,000 ), Asupan Karbohidrat ( P-Value = 0,000 ), Dan Aktivitas Fisik ( P-Value = 0,000 ) Dengan Status Gizi Remaja Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat Tahun 2019. Saran Yang Dapat Diberikan Adalah 1) Untuk Siswa : Diharapkan Para Siswa Dapat Mengikuti Anjuran Pedoman Gizi Seimbang Dan 2) Untuk Sekolah : Melakukan Pengukuran Status Gizi Siswa Dan Pemeriksaan Kesehatan Melalui Program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/1/FIKES_GIZI_%201405025016_%20ANNISA%20NUR%20OKTAVIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pembuatan Sari Kacang Kedelai dengan Sari Jambu Biji Merah dan Asam Askorbat Sebagai Sumber Zat Besi untuk Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15842/

Pembuatan Sari Kacang Kedelai dengan Sari Jambu Biji Merah dan Asam Askorbat Sebagai Sumber Zat Besi untuk Remaja

Jamzani, Denny

Kacang Kedelai Adalah Tanaman Pangan Lokal Yang Pemanfaatanya Belum Optimal. Salah Satu Usaha Yang Dilakukan Adalaha Diversifikasi Produk Olahan Menjadi Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah. Tujuan Penelitian Ini Adalah Menghasilkan Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Sumber Zat Besi. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Percobaan Acak Lengkap Satu Variabel. Perbandingan Sari Kacang Kedelai Dan Sari Jambu Biji Merah Dilakukan Dengan Tiga Taraf (60:40, 70:30, Dan 80:20). Analisis Terhadap Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Meliputi Pengukuran Kadar Air, Kadar Abu, Karbohidrat, Protein, Lemak Dan Zat Besi. Penentuan Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Terbaik Menggunakan Uji Hedonik Dengan Panelis Agak Terlatih. Data Hasil Ditabulasikan Dan Diolah Menggunakan Uji Analisis Varian Satu Arah Atau (One Way ANOVA). Bila Berpengaruh Nyata (Α<0.05) Dilanjutkan Dengan Uji Duncan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Penambahan Air Dalam Pembuatan Sari Kacang Kedelai Terbaik Yaitu 500ml/100 Gram Kacang Kedelai Dan Penambahan Air Dalam Pembuatan Sari Jambu Biji Merah Terbaik Yaitu 250ml/100 Gram Jambu Biji Merah. Hasil Uji Sidik Ragam Penambahan Sari Jambu Biji Merah Dapat Memberikan Pengaruh Nyata Terhadap Mutu Aroma, Mutu Rasa, Mutu Kekentalan Dan Mutu Warna Sari Kedelai. Hasil Uji Sidik Ragam Untuk Uji Hedonik Penambahan Sari Kelapa Sawit Memberikan Pengaruh Nyata Terhadap Kesukaan Aroma, Rasa, Kekentalan Dan Warna Sari Kdelai. Formula Terbaik Adalah Sari Kedelai Dengan Formula 3 (80:20) Yang Memiliki Nilai Rata-Rata Uji Hedonik Dan Mutu Hedonik Tertinggi Yaitu 3,14. Sari Kedelai Terbaik Dengan Takaran Saji 100 Ml Memiliki Kandungan Energy 125,3 Kkal, Lemak 2,14 Gram, Protein 3,76 Gram, Karbohidrat 22,75 Gram Dan Zat Besi 1,85 Mg Per Takaran Saji. Analisis Biaya Sari Kedelai Pertakaran Saji 100 Gram Seharga Rp 458,3 Atau Bila Dibulatkan Rp 500. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15842/1/FIKES_GIZI_%201405025024_%20DENNY%20JAMZANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

Lestari, Arum Indah

Pada Kelompok Umur ≥10 Tahun Terdapat 93,5% Dengan Kategori Kurang Mengonsumsi Sayur Dan Buah. Kurang Adanya Media Edukasi Gizi Untuk Menyebarluaskan Informasi Mengenai Sayur Dan Buah Menjadi Faktor Penyebabnya. Video Dan Food Model Merupakan Satu Diantara Media Edukasi Lainnya Yang Menggunakan Dua Indera Sekaligus, Indera Penglihatan Dan Indera Pendengaran. Tujuan Penelitian Ini Adalah Mengetahui Pengaruh Media (Video Dan Food Model) Terhadap Pengetahuan Gizi, Sikap, Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Agustus Sampai Dengan September 2018 Dengan Sasaran Responden 70 Siswa Kelas IX Di Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Tajur Halang, Bogor. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Quasi Experiment Dengan Nonequivalent Control Group Design. Sedangkan Pembuatan Video Berdurasi ± 8 Menit Menggunakan Tahapan Pra-Produksi, Produksi Dan Pasca Produksi, Dengan Rancangan Video Versi IT. Analisis Data Yang Digunakan Adalah Uji Wilcoxon Dan Uji Paired Sample T-Test Untuk Melihat Perbedaan Sebelum Dan Sesudah Intervensi Antara Variabel Pengetahuan Gizi Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Tidak Ada Perbedaan Rata-Rata Porsi Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Kelompok Kontrol Dan Kelompok Perlakuan (P Value>0,05). Namun, Pada Kelompok Intervensi Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,000), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest Pada Dengan (P=0,000). Sedangkan Pada Kelompok Kontrol Tidak Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,888), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest (P=0,686). Berdasarkan Hal Tersebut Disimpulkan Bahwa Ada Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Video Dan Food Model Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Pada Kelompok Intervensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/1/FIKES_GIZI_%201405025017_%20ARUM%20INDAH%20LESTARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

Agustiani, Faula Rohmatul Tri

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/1/Kajian%20Literatur_%20Peranan%20Berbagai%20Jenis%20Polimer%20Sebagai%20Gelling%20Agent%20Terhadap%20Sifat%20Fisik%20Sediaan%20Gel_unggah%20repository.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

Rahmahdina, Anisa

Ibu Menyusui Digolongkan Ke Dalam Wanita Usia Subur (WUS) Yang Berusia Berkisar Antara 15-49 Tahun. Ibu Menyusui Tergolong Ke Dalam Kelompok Rentan Gizi Karena Air Susu Ibu (ASI) Yang Merupakan Makanan Utama Bayi Diperoleh Dari Sang Ibu. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Apa Saja Yang Dapat Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui. Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Deskriptif Dengan Menggunakan Desain Penelitian Cross-Sectional. Penelitian Ini Dilakukan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Dengan Melibatkan Ibu Menyusui Yang Memiliki Bayi Usia 6-24 Bulan Dengan Jumlah Sampel Sebanyak 90 Orang. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Status Gizi Ibu Menyusui, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Pendidikan Ibu, Pengetahuan Gizi, Pendapatan Keluarga, Asupan Karbohidrat, Protein, Lemak, Energy Dan Pemberian ASI. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Secara Mandiri Wawancara. Analisis Data Bivariat Dilakukan Dengan Menggunakan Uji Statistik Chi-Square Untuk Melihat Hubungan Antar Variabel. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Responden Dalam Penelitian Ini Sebagian Memiliki Status Gizi Normal Yaitu Sebesar 53.3%. Asupan Karbohidrat Dan Protein Responden Sebagian Lebih Yaitu Sebesar 36.7% Dan 41.1%. Asupan Lemak Responden Sebagian Besar Kurang Yaitu Sebesar 46.7% Dan Asupan Energi Normal Yaitu Sebesar 41.1%. Pengetahuan Gizi Responden Baik Yaitu Sebesar 80%. Pendidikan Terakhir Responden SMA Yaitu Sebesar 86%. Pendapatan Keluarga >UMR Yaitu Sebesar 58.9% Dan Pemberian ASI Parsial Yaitu Sebesar 86%. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Antara Pemberian ASI Dengan Status Gizi Ibu Menyusui (P-Value = 0,043) Dan Tidak Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan Keluarga, Asupan Energi, Asupan Zat Gizi Makro Dan Pemberian ASI Terhadap Status Gizi Ibu Menyusui.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/1/FIKES_GIZI_1405025013_ANISA%20RAHMAHDINA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Kandungan Bakteri Escherichia Coli Pada Makanan Olahan Di Kantin SMA Muhammadiyah 3 dan SMAN 70 Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15827/

Gambaran Kandungan Bakteri Escherichia Coli Pada Makanan Olahan Di Kantin SMA Muhammadiyah 3 dan SMAN 70 Jakarta Selatan Tahun 2017

Ismareta, Stefany Budi

Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia untuk melangsungkan kehidupan selain kebutuhan sandang dan perumahan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan adanya kandungan bakteri E. Coli pada makanan olahan yang dijajakan di kantin SMA Muhammadiyah 3 dan SMAN 70 karena kebersihan serta kualitas bakteriologi dipengaruhi oleh higiene dan sanitasi. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi serta uji laboratorium. Informan berjumlah 6 orang, 1 orang penanggung jawab kantin SMA Muhammadiyah 3, 1 orang penanggung jawab kantin SMAN 70, dan 4 orang tenaga pengolah makanan kantin. Jumlah sampel uji laboratorium
berjumlah 8 untuk melihat MPN E. Coli. Hasil penelitian menunjukkan dalam penyimpanan makanan jadi/matang, informan 5 menyimpan makanan jadi dengan bahan makanan lainnya. Dalam higiene penjamah makanan (personal hygiene) informan 3,4,5, dan 6 tidak rutin mencuci tangan pada saat mengolah makanan. Standar mikrobiologi untuk E. Coli adalah 0/100 ml atau < 3 MPN/g (SNI). Hasil uji laboratorium menunjukkan untuk total Coliform pada 2 sampel makanan olahan dari kantin SMA Muhammadiyah 3 dan 1 sampel makanan olahan dari kantin SMAN 70 tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan karena berada pada angka diatas 0/100 ml (< 3 MPN/g). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15827/1/FIKES_KESMAS_1305015144_STEFANY%20BUDI%20ISMARETA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

Rosmiyati, Cucu

Tingkat menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah. Perhitungan persentase ASI yang terbaru berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, keberhasilan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 54,3%. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2015 sebesar 55,7%, sedangkan Jawa Barat berada di bawah angka nasional yaitu 35,3%. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap gizi ibu rendah merupakan penyebab rendahnya praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensi dari komunitas Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yaitu dengan sosialisASI menyusui. Sampel adalah 38 ibu yang memiliki bayi usia <6 bulan di Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat yang dipilih dengan metode Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dengan one group pre-post test design. Kegiatan intervensi dilakukan dengan media berupa materi yang dibuat dengan powerpoint. Analisis data yang digunakan adalah Paired Sample T-Test dan Wilcoxon untuk melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi antara variabel pengetahuan, sikap dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan rerata pengetahuan, sikap dan perilaku ibu sebelum dan sesudah intervensi (p-value <0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/1/FIKES_GIZI_%201405025023_%20CUCU%20ROSMIYATI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

Umam, Muhamad Khairul

Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/1/FIKES_KESMAS_1305017032_MUHAMAD%20KHAIRUL%20UMAM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

Alwiyandari, Murtiani

Pencatatan rekam medis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk mencatat segala bentuk pelayanan yang telah diberikan kepada pasien baik pasien rawat inap, rawat jalan, maupun pasien IGD. Adanya kegiatan pencatatan rekam medis pasien tidak terlepas dengan adanya kebijakankebijakan atau peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan rekam medis rumah sakit. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan pancatatan rekam medis di RSUD Pasar Minggu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi dalam pengumpulan data kepada infroman. Pengolahan data dengan matriks dan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber, dengan menggali infromasi dari berbagai sumber yang dilakukan di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan. Secara pelaksanaan, prosedur sudah dimiliki oleh RSUD Pasar Minggu, kebijakan yang melandasi prosedur adalah Permenkes No.269 Tahun 2008 dan Keputusan Direktur RSUD Pasar Minggu No.1039. Pengetahuan tenaga medis di RSUD Pasar Minggu termasuk memiliki bekal pengetahuan yang cukup baik. Pengorganisasian dan pembinaan yang dilakukan sangat mendukung penyelenggaraan rekam medis dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diadakan minimal satu kali dalam setahun. Kepemilikan dan pemanfaatan, kerahasiaan rekam medis di RSUD Pasar Minggu mengikuti tata cara penyelenggaraan rekam medis pada Permenkes No.269 Tahun 2008. Dari hasil penelitian didapat jika pelaksanaan pencatatan rekam medis sudah mengikuti ketentuan yang berlaku, namun masih ada yang mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan pencatatan dan masih ada hambatan yang harus dilakukan perbaikan untuk kelancaran penyelenggaraan rekam medis dengan melengkapi kajian yang masih belum lengkap.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/1/FIKES_KESMAS_1305015170_MURTIANI%20ALWIYANDARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peran Pendidik Sebaya Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Potong Kuku Dan Cuci Tangan Pakai Sabun Di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15841/

Peran Pendidik Sebaya Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Potong Kuku Dan Cuci Tangan Pakai Sabun Di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017

Kardilah, Siti

Pendidikan sebaya dapat memberikan tekanan atau pengaruh terhadap perilaku sehat dan lebih praktis dibandingkan dengan pengajaran yang diterangkan dalam kurikulum kesehatan. Penyuluhan potong kuku dan cuci tangan pakai sabun oleh pendidik sebaya memegang peranan penting di Sekolah terutama untuk meningkatkan kesadaran anak dalam menjaga kebersihan kuku dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidik sebaya terhadap praktik potong kuku dan cuci tangan pakai sabun di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-eksperimental dan jenis rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelajar yang duduk di kelas V yang berjumlah 35 anak. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 35 responden dengan teknik sampling jenuh. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan 29 siswa sebagai responden dan 5 siswa sebagai pendidik sebaya. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat (Uji T. Test (Paired sample t. test), dan Uji Wilcoxon Match Pairs Test). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan potong kuku dan cuci tangan pakai sabun yaitu, rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan informasi oleh pendidik sebaya (pretest) sebesar 6,69 naik menjadi 8,55 setelah diberikan informasi oleh pendidik sebaya (posttest) dengan nilai signifikan diperoleh (Pvalue 0,000) dan terjadi peningkatan skor praktik potong kuku dan cuci tangan pakai sabun yaitu, rata-rata skor praktik pada saat pretest 17,45 naik menjadi 18,66 pada saat posttest dengan nilai signifikan diperoleh (Pvalue 0,043). Saran pada penelitian ini adalah hendaknya pihak sekolah dan petugas kesehatan setempat mengaktifkan program UKS dalam upaya promotif dan preventif berupa pemberian informasi tentang kebersihan kuku dan kebiasaan cuci tangan dan pemeriksaan umum kesehatan secara rutin.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15841/1/FIKES_KESMAS_1305015171_SITI%20KARDILAH.pdf

Unduh!