Categories
Repo

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

rahmanto, arifin

Penilitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam mengatasi
kesulitan membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh. Guru PAI memiliki peran
yang sangat penting dalam pembelajaran Al-Qur’an, sebab itu guru PAI harus
memperhatikan siswa khususnya memberikan perhatian lebih kepada siswa
yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dan alat pengumpulan
data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini adalah guru PAI dan murid yang dipilih untuk
wawancara secara mendalam dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang
dibutuhkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian didapatkan ada sekitar 15
murid dari 49 siswa yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an di
kelas IX SMP Islam Arraudhoh, dan guru PAI sudah melakukan peran dengan
sebaik-baiknya seperti, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum mulai
pembelajaran, bekerja sama dengan guru lain, mengadakan les tambahan
membaca Al-Qur’an setelah pulang sekolah, dan juga dengan menggunakan
metode mengajar iqra, ceramah, klasikal dan privat dalam pembelajaran.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/1/jurnal%20JPI_M.ARIFIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

Rosmiyati, Cucu

Tingkat menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah. Perhitungan persentase ASI yang terbaru berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, keberhasilan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 54,3%. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2015 sebesar 55,7%, sedangkan Jawa Barat berada di bawah angka nasional yaitu 35,3%. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap gizi ibu rendah merupakan penyebab rendahnya praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensi dari komunitas Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yaitu dengan sosialisASI menyusui. Sampel adalah 38 ibu yang memiliki bayi usia <6 bulan di Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat yang dipilih dengan metode Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dengan one group pre-post test design. Kegiatan intervensi dilakukan dengan media berupa materi yang dibuat dengan powerpoint. Analisis data yang digunakan adalah Paired Sample T-Test dan Wilcoxon untuk melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi antara variabel pengetahuan, sikap dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan rerata pengetahuan, sikap dan perilaku ibu sebelum dan sesudah intervensi (p-value <0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/1/FIKES_GIZI_%201405025023_%20CUCU%20ROSMIYATI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pembuatan Sari Kacang Kedelai dengan Sari Jambu Biji Merah dan Asam Askorbat Sebagai Sumber Zat Besi untuk Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15842/

Pembuatan Sari Kacang Kedelai dengan Sari Jambu Biji Merah dan Asam Askorbat Sebagai Sumber Zat Besi untuk Remaja

Jamzani, Denny

Kacang Kedelai Adalah Tanaman Pangan Lokal Yang Pemanfaatanya Belum Optimal. Salah Satu Usaha Yang Dilakukan Adalaha Diversifikasi Produk Olahan Menjadi Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah. Tujuan Penelitian Ini Adalah Menghasilkan Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Sumber Zat Besi. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Percobaan Acak Lengkap Satu Variabel. Perbandingan Sari Kacang Kedelai Dan Sari Jambu Biji Merah Dilakukan Dengan Tiga Taraf (60:40, 70:30, Dan 80:20). Analisis Terhadap Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Meliputi Pengukuran Kadar Air, Kadar Abu, Karbohidrat, Protein, Lemak Dan Zat Besi. Penentuan Sari Kacang Kedelai Dengan Sari Jambu Biji Merah Dan Asam Askorbat Terbaik Menggunakan Uji Hedonik Dengan Panelis Agak Terlatih. Data Hasil Ditabulasikan Dan Diolah Menggunakan Uji Analisis Varian Satu Arah Atau (One Way ANOVA). Bila Berpengaruh Nyata (Α<0.05) Dilanjutkan Dengan Uji Duncan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Penambahan Air Dalam Pembuatan Sari Kacang Kedelai Terbaik Yaitu 500ml/100 Gram Kacang Kedelai Dan Penambahan Air Dalam Pembuatan Sari Jambu Biji Merah Terbaik Yaitu 250ml/100 Gram Jambu Biji Merah. Hasil Uji Sidik Ragam Penambahan Sari Jambu Biji Merah Dapat Memberikan Pengaruh Nyata Terhadap Mutu Aroma, Mutu Rasa, Mutu Kekentalan Dan Mutu Warna Sari Kedelai. Hasil Uji Sidik Ragam Untuk Uji Hedonik Penambahan Sari Kelapa Sawit Memberikan Pengaruh Nyata Terhadap Kesukaan Aroma, Rasa, Kekentalan Dan Warna Sari Kdelai. Formula Terbaik Adalah Sari Kedelai Dengan Formula 3 (80:20) Yang Memiliki Nilai Rata-Rata Uji Hedonik Dan Mutu Hedonik Tertinggi Yaitu 3,14. Sari Kedelai Terbaik Dengan Takaran Saji 100 Ml Memiliki Kandungan Energy 125,3 Kkal, Lemak 2,14 Gram, Protein 3,76 Gram, Karbohidrat 22,75 Gram Dan Zat Besi 1,85 Mg Per Takaran Saji. Analisis Biaya Sari Kedelai Pertakaran Saji 100 Gram Seharga Rp 458,3 Atau Bila Dibulatkan Rp 500. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15842/1/FIKES_GIZI_%201405025024_%20DENNY%20JAMZANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

Umam, Muhamad Khairul

Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/1/FIKES_KESMAS_1305017032_MUHAMAD%20KHAIRUL%20UMAM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

Lestari, Arum Indah

Pada Kelompok Umur ≥10 Tahun Terdapat 93,5% Dengan Kategori Kurang Mengonsumsi Sayur Dan Buah. Kurang Adanya Media Edukasi Gizi Untuk Menyebarluaskan Informasi Mengenai Sayur Dan Buah Menjadi Faktor Penyebabnya. Video Dan Food Model Merupakan Satu Diantara Media Edukasi Lainnya Yang Menggunakan Dua Indera Sekaligus, Indera Penglihatan Dan Indera Pendengaran. Tujuan Penelitian Ini Adalah Mengetahui Pengaruh Media (Video Dan Food Model) Terhadap Pengetahuan Gizi, Sikap, Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Agustus Sampai Dengan September 2018 Dengan Sasaran Responden 70 Siswa Kelas IX Di Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Tajur Halang, Bogor. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Quasi Experiment Dengan Nonequivalent Control Group Design. Sedangkan Pembuatan Video Berdurasi ± 8 Menit Menggunakan Tahapan Pra-Produksi, Produksi Dan Pasca Produksi, Dengan Rancangan Video Versi IT. Analisis Data Yang Digunakan Adalah Uji Wilcoxon Dan Uji Paired Sample T-Test Untuk Melihat Perbedaan Sebelum Dan Sesudah Intervensi Antara Variabel Pengetahuan Gizi Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Tidak Ada Perbedaan Rata-Rata Porsi Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Kelompok Kontrol Dan Kelompok Perlakuan (P Value>0,05). Namun, Pada Kelompok Intervensi Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,000), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest Pada Dengan (P=0,000). Sedangkan Pada Kelompok Kontrol Tidak Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,888), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest (P=0,686). Berdasarkan Hal Tersebut Disimpulkan Bahwa Ada Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Video Dan Food Model Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Pada Kelompok Intervensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/1/FIKES_GIZI_%201405025017_%20ARUM%20INDAH%20LESTARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur
pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

Riyany, Cindy Ulfiyatur

Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Remaja Masih Sangat Minim Dan Masih Banyak Yang Belum Sesuai Rekomendasi. Menurut Pedoman Gizi Seimbang (2014) Bagi Remaja Dianjurkan Untuk Mengkosumsi Buah Dan Sayur Sebanyak 300-400 Gram Yang Terdiri Dari 250 Gram Sayur Dan 150 Gram Buah. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Siswa Kelas X Dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang Tahun 2018. Desain Penelitian Ini Mengguanakan Studi Cross Sectional. Sampel Penelitian Sebanyak 87 Siswa/Siswi Yang Diperoleh Secara Acak Proporsional. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Jenis Kelamin, Sikap, Pengetahuan Gizi, Pengaruh Teman Sebaya, Ketersedeiaan Buah Dan Sayur Di Rumah, Uang Ajajan, DanMKeterpaparan Media Massa. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Variabel Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Adalah Variabel Pengetahuan Gizi (P-Value 0,041). Adanya Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Konsumsi Buah Dan Sayur. Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Baik Cenderung Untuk Mengonsumsi Sayur Dan Buah Secara Cukup Dibandingkan Dengan Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Kurang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/1/FIKES_GIZI_1405025021%20_CINDY%20ULFIYATUR%20RIYANY.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Melalui Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas VI di SDN Wanasari 08 Cibitung Kabupaten Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15809/

Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Melalui Metode
Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas VI di SDN Wanasari 08 Cibitung Kabupaten Bekasi

Suparmi, Suparmi

Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana proses pembelajaran keterampilan menulis cerita narasi siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, Kab. Bekasi dan Meningkatkan hasil keterampilan menulis cerita narasi siswa
kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung melalui Metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl). Manfaat tindakan dalam penelitian ini adalah Melalui
Metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis cerita narasi dan dapat meningkatkan hasil kemampuan menulis cerita narasi siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, Kab. Bekasi. Populasi penelitian ini adalah peseta didik kelas VI yang berjumlah 34 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua
siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan Telaáh Pustaka. Hasil Penelitian proses
pembelajaran menulis narasi siswa melalui metode Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, yaitu siswa menuliskan apa yang mereka rasakan dari pegalaman langsung. juga berimbas pada meningkatnya hasilnya kemampuan menulis cerita siswa. Hal ini dibuktikan
dengan adanya peningkatan keterampilan menulis cerita narasi dari aspek isi gagasan, organisasi dan penyajian, bahasa, mekanik. Hasil Perolehan Pratindakan pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung pada aspek isi gagasan mendapat
nilai rata- rata 38.87, pada aspek organisasi dan penyajian 38.81, pada aspek Bahasa 35.87, pada aspek mekanik 39.40. Penelitian dilanjutkan ke siklus I engan hasil pada aspek isi gagasan mendapat nilai rata- rata 61.15, pada aspek
organisasi dan penyajian 80.56, pada aspek Bahasa 69.97, pada aspek mekanik 81.73. Rata- rata keselurtuhan nilai siklus I adalah 73.35, ini artinya ada peningkatan dari yang sebelumnya mendapat nilai rata- rata hanya 37.49. Namun
peningkatan itu belum maksimal hingga dilanjutkan ke siklus II. dari Hasil Siklus II kemampuan menulis cerita melalui metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung pada aspek isi
gagasan mendapat nilai rata- rata 82.91, pada aspek
rganisasi dan penyajian 90.55, pada aspek Bahasa 86.40, pada aspek mekanik 82.9, Nilai rata- rata meningkat menjadi 85.70.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15809/1/SPS_INDONESIA_1809057057_SUPARMI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

Tias, Putri Pangesti Siamining

Kegiatan pengolahan ikan selalu menghasilkan limbah karena yang diambil umumnya hanya dagingnya saja, sementara kepala, jeroan (isi perut), duri dan kulitnya dibuang begitu saja. Permasalahan ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan namun juga akan berdampak langsung pada kesehatan manusia itu sendiri. Untuk itu perlu dirancang suatu upaya untuk meminimalisir permasalahan sampah dengan waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi, salah satunya yaitu dengan biogas. Limbah ikan kaya akan lemak dan dapat berfungsi sebagai substrat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian (ekperimen) yaitu dengan mencampurkan limbah ikan dan sludge kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dari limbah ikan dengan campuran sludge dari kotoran sapi sebagai substrat tambahan biogas dengan komposisi yang berbeda pada tiap fermentornya (A perbandingan limbah ikan dan sludge kotoran
sapi 30:70, B 50:50 dan C 70:30). Fermentasi dilakukan selama 21 hari dan dilakukan pengukuran parameter fermentasi yaitu rasio C/N, suhu, dan pH, serta produksi gas metana. Hasil yang didapat ialah rasio C/N limbah ikan 9 dan sludge kotoran sapi 21; pH berkisar 6,34-8,16; produksi gas metana pada fermentor A hari ke-7 menghasilkan gas sebesar 4,40%, hari ke-14 sebesar 10,38%, hari ke-21 sebesar 21,94%, pada fermentor B hari ke-7 menghasilkan 4,32%, hari ke-14 sebesar 5,32%, hari ke-21 sebesar 12,65%, pada fermentor C pada hari ke-7 menghasilkan 1,49%, hari ke-14 sebesar 2,83% dan hari ke-21 sebesar 12,59%. Hasil menunjukkan bahwa fermentor A dengan perbandingan (30:70) memiliki potensi lebih baik untuk dijadikan sebagai bahan campuran dalam produksi biogas.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/1/FIKES_KESMAS_1305015121_PUTRI%20PANGESTI%20S.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

Amalia, Ade

Anemia Merupakan Masalah Medis Yang Paling Sering Dijumpai Di Seluruh Dunia, Di Samping Sebagai Masalah Kesehatan Utama Masyarakat, Terutama Di Negara Berkembang. Tujuan Penelitian Untuk Menilai Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hb Untuk Remaja Usia 15-17 Tahun Di SMAS Pelita Tiga Rawamangun. Penelitian Ini Dilakukan Di SMA Pelita Tiga Rawamangun Dengan Melibatkan Siswa Putri Usia 15 – 17 Tahun Dengan Jumlah Sampel 30 Orang Yang Telah Dilakukan Skrinning Terlebih Dahulu. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Peningkatan Kadar Hemoglobin, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Yaitu Pemberian Mie Bayam Merah, Asupan Zat Gizi Makro, Dan Asupan Zat Besi,. Jenis Penelitian Ini Adalah Kuasi Eksperimen Dengan Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Sebagian Besar Responden Memiliki Kadar Hemoglobin Yang Rendah Sebelum Diberikan Intervensi Dan Ada Peningkatan Kadar Hemoglobin Setelah Diberikan Intervensi, Terdapat Perbedaan Bermakna Antara Asupan Protein, Dan Asupan Fe Pada Responden Sebelum Dan Sesudah Pemberian Mie Bayam Merah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/1/FIKES_GIZI_1405025001_ADE%20AMALIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Di PT Wijaya Karya Realty Tamansari Hive Office Jakarta Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15822/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Di PT Wijaya Karya Realty Tamansari Hive Office Jakarta Tahun 2016

Selviamelia, Deby

Kecelakaan Kerja disebabkan oleh dua penyebab utama yaitu unsafe action (factor manusia) dan unsafe condition (faktor lingkungan). Faktor manusia mempengaruhi tinggi seperti kelelahan kerja. Kelelahan kerja adalah kondisi menurunnya efisiensi dan ketahanan kerja yang dapat menurunkan kinerja fisik dan produktivitas kerja. Dari studi pendahuluan yang dilakukan diketahui bahwa sekitar 53,85 % pekerja mengalami kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan kerja sekitar 22,6 % di tahun 2015. Untuk itu, permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan, pengukuran kelelahan dan cara mengatasi kelelahan. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif analitik non eksperimen. Penentuan informan dari teknik aksidental sampling, pengumpulan data dengan kuisioner yang mengacu pada IFRC (International Fatigue Research Committee). Teknik analisis data dengan pengujian chi square.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15822/1/FIKES_KESMAS_120505020_DEBY%20SELVIAMELIA.pdf

Unduh!