Categories
Repo

Hubungan Pengkondisian Kasih Sayang Bersyarat Orang Tua Dengan Resiliensi Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15791/

Hubungan Pengkondisian Kasih Sayang Bersyarat Orang Tua Dengan Resiliensi Pada Remaja

Huwaidah, Itsnaini Masyhuroh

Remaja akan dapat mengatasi tekanan dan kesulitan yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya dalam masa perkembangannya dengan baik jika anak memiliki kemampuan resiliensi atau ketahanan yang baik. Penelitian ini berfokus kepada fase anak usia remaja, di mana fase peralihan atau transisi dari masa anak-anak menuju dewasa dengan adanya interaksi antara faktor-faktor biologis, genetik, lingkungan dan sosial biasa disebut dengan fase remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan negative antara kedua variabel, yaitu pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua dan resiliensi pada remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 263 mahasiswa aktif yang terdiri dari 193 perempuan dan 70 laki-laki. Non probabilitas sampling merupakan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini. Skala yang digunakan untuk mengukur pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua adalah Parental Conditional Positive Regard Scale (PCPRS; Assor, et al. 2012). Sedangkan skala yang digunakan untuk mengukur Resiliensi adalah Adolescent Resilience Scale (ARS; Oshio, et al. 2002). Teknik analisa data menggunakan hipotesis uji korelasi pearson product moment melalui program aplikasi SPSS 26.0 for windows. Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan antara PCPR dan Resiliensi ini memiliki nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,452; p = 0,003 (p<0,05). Hal ini memiliki arti bahwa PCPR dengan Resiliensi memiliki korelasi negative yang signifikan. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negative yang signifikan antara pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua dengan resiliensi pada remaja. Sesuai dengan implikasinya bahwa semakin tinggi anak mendapatkan PCPR maka akan semakin rendah tingkat resiliensinya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15791/1/FPSI_PSIKOLOGI_1708015107_ITSNAINI%20MASYHUROH%20HUWAIDAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kebersyukuran Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15790/

Pengaruh Kebersyukuran Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Jakarta Selatan

Budiarti, Intan

Studi penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Kebersyukuran terhadap Kepuasan Hidup pada Remaja Jakarta Selatan. Responden penelitian ini berjumlah 168 remaja di Jakarta Selatan. Instrument yang digunakan untuk mengukur rasa syukur menggunakan alat ukur The Gratitude Questionneire GQ-6 oleh McCullough 2002 yang berjumlah 6 item, dan untuk mengukur kepuasan hidup menggunkan instrument Mulitidimentsional Student Life Satisfaction Scale MSLSS oleh huebner 1994 dengan jumlah item sebanyak 40 item. Reliabilitas instrument diukur dan menghasilkan Alpha Cronbach sebesar 0,817 pada skala kebersyukuran dan pada kepuasan hidup sebesar 0,897. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Regresi untuk mencari tahu apakah adanya pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan hidup pada remaja, dengan mengunakan aplikasi IBM SPSS statistic versi 22. Hasil penelitian ini menujukan bahwa adanya peranan kebersyukuran yang mempengaruhi kepuasan hidup pada remaja hal ini dapat dilihat dari hasil R Square sebesar 0,149 menujukan bahwa kontribusi kebersyukuran terhadap kepuasan hidup sebesar 14,9% dan 85,1% variable lain yang tidak diteliti oleh peneliti dan nilai F sebesar 28,989 dengan probability value sebesar 0,000 dan nilai p kurang dari 0,001 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan. Dan dapat disimpulkan bahwa peneliti menerima HA dan menolak H0.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15790/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015072_INTAN%20BUDIARTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Jihad As Mabadi’ Khaira Ummah and The Contra�Discourse of Radicalism in Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15778/

Jihad As Mabadi’ Khaira Ummah and The Contra�Discourse of Radicalism in Indonesia

Romadlan, Said

This article focuses on the process of interpreting the meaning of jihad in moderate Islamic organizations as a counter-discourse of radicalism in Indonesia. In the
discourse on the meaning of jihad in Indonesia, many Muslim groups further accentuate the interpretation of the meaning of jihad as war or other acts of violence. As a result, there have been many acts of violence taking place such as attacks and bombings against non�Muslims in the name of jihad. The misinterpretation of the meaning of jihad must be
countered by giving rise to other meanings of jihad as counter-discourses. One of them is proposed by a moderate Islamic organization in Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), which interprets the meaning of jihad more contextually and in accordance with the values of Islamic teachings as a religion which upholds the value of rahmatan lil-alamin. The
research method used was the analysis of Paul Ricoeur’s hermeneutics which emphasized the distinction of the interpretation process. The research finds that the interpretation of the meaning of jihad among NU is jihad as “Mabadi’ Khaira Ummah” (prioritizing people’s welfare). This interpretation is a reflection of the NU as an organization that is based on people’s welfare and integrity of the nation. Contextually, this interpretation is manifested in the form of jihad against corruption, against drugs and jihad in social media. The implication of interpretation of the meaning of jihad as “Mabadi’ Khaira Ummah” is strengthening NU’s position as a moderate Islamic organization, and also as a counter�discourse on the interpretation of the meaning of jihad as war and terrorism that is often interpreted by radical muslim groups in Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15778/1/artikel%20prosiding%20ICON%202021-published.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

Riyantara, Respati

Sanitasi Adalah Upaya Kesehatan Dengan Cara Melindungi Dan Memelihara Lingkungan Dari Subjeknya. Sekolah Merupakan Tempat Berkumpulnya Warga Sekolah Untuk Suatu Kegiatan Atau Aktivitas Tertentu. Banyaknya Kegiatan Yang Dilakukan Membuat Ancaman Penularan Penyakit Apabila Kebersihan Sekolah Tidak Dikelola Dengan Baik. Selain Itu Perbedaan Pengelolaan Kebersihan Sekolah Negeri Dengan Madrasah Masih Belum Diketahui Secara Detail. Berdasarkan Uraian Diatas Penelitian Ini Dilakukan Untuk Mengetahui Gambaran Kondisi Sanitasi Sekolah Antara SMP Negeri Dengan Mts Negeri Di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018. Komponen Yang Dilihat Adalah Lokasi, Bangunan, Ruangan, Fasilitas Sanitasi, Dan Halaman. Dalam Penelitian Ini, Metodologi Yang Digunakan Adalah Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Dari Observasi Dan Wawancara Mendalam. Informan Penelitian Berjumlah 12 Orang Berdasarkan Teknik Purposive Sampling, Yaitu Kepala Sekolah / Wakil, TU, Guru, Petugas Kebersihan Dan Siswa. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Hanya Mts Negeri 1 Yang Bebas Dari Kerawanan Banjir, Namun Masih Terdapat Genangan Saat Hujan Deras, SMP Negeri 141 Mengalami Kebebasan Dari Banjir Saat 2 Tahun Terakhir Ini. Pada Kondisi Banggunan Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kelas Hanya SMPN Negeri 141 Yang Memiliki Kriteria Ruangan Kelas Yang Ditentukan. Pada Ruang UKS Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kantin Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Sarana Air Bersih Yang Memenuhi Syarat Secara Fisik Adalah Mts Negeri 1. Pada Proporsi Toilet Maupun Keadaan Kebersihan Toilet Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Dan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Dan Kurangnya Fasilitas Sanitasi Pada Toilet. Pada CTPS Yang Tersedia Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Ketersediaan Air Bersih, Bak Penampungan Limbah Dan Sabun. Pada Sarana Pembuangan Sampah Kedua Sekolah Belum Memenuhi Syarat Ketentuan Jarak Berdasarkan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Saluran SPAL Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Saluran Yang Lancar Dan Tertutup. Pada Kondisi Halaman Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Yang Ada Secara Keseluruhan. Pada Kebebasan Jentik Nyamuk Kedua Sekolah Terbebas Dari Jentik Nyamuk Dan Menjalin Kerjasama Dengan Pihak Puskesmas.
Kondisi Sanitasi Sekolah Pada SMP N 141 Maupun Mts N 1 Belum Memenuhi Ketentuan Dengan Berbagai Permasalahan Pada Masing – Masing Sekolah. Pada Keadaan Dinding Dibutuhkannya Adanya Sosialisasi Kepada Siswa Agar Tidak Mencoret Tembok Serta Memperbaiki Keadaan Lantai Yang Rusak. Terkait Persyaratan Ruang Dilengkapi Dengan Sarana Yang Memadai. Selain Itu Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Yang Dibutuhkan Pada Toilet Perlu Disediakannya Sabun Dan Tempat Sampah Yang Memadai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/1/FIKES_GIZI_%201405015123_%20RESPATI%20RIYANTARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

Gustiyana, Gustiyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh standar dan etika profesi audit terhadap efektivitas pengendalian internal pada perbankan syariah yang terdaftar di BEI.
Dalam penelitian ini digunakan metode Survey. Variabel yang diteliti adalah standar audit, etika profesi audit sebagai variabel bebas dan efektivitas pengendalian internal sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor internal yang bekerja pada Perbankan Syariah yang terdaftar di BEI dengan kantor pusat di DKI Jakarta. Teknik pemilihan sampel menggunakan judgment sampling dan diperoleh sampel sebanyak 51 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, dan pengujian hipotesis.
Berdasarkan atas hasil pengolahan data dan analisis akuntansi, maka diperoleh hasil bahwa variabel standar audit (X1) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,3147 dengan nilai minimum sebesar 3,50 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,46209. Variabel etika profesi audit (X2) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4294 dengan nilai minimum sebesar 3,60 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,37110. Variabel efektivitas pengendalian internal (Y) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4941 dengan nilai minimum sebesar 3,70 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,38284.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/1/FEB_AKT_1102025121_GUSTIYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Kesepian Dengan Kecemasan Kematian Pada Lansia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15796/

Hubungan Antara Kesepian Dengan Kecemasan Kematian Pada Lansia

Rokhmatunnisah, Khanifah

Pengaruh dari proses menua menyebabkan permasalahan bagi lansia (fisik, psikologis, sosial) dan mereka akan menghadapi segenap kehilangan yang menyebabkan lansia mengalami kesepian. Perasaan kesepian yang terus menurus dapat memberikan dampak negatif pada kondisi mereka, salah satunya yaitu kecemasan. Kematian menjadi sesuatu yg sangat diperhatikan karena lansia menganggap dirinya sudah mendekati kematian. Hal ini menyebabkan lansia mengalami kecemasan kematian. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kesepian dengan kecemasan kematian pada lansia. Penelitian ini melibatkan 200 lansia dengan rentang usia 60-70 tahun (Laki-laki = 42 orang, perempuan 158 orang). Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala UCLA Loneliness Scale Version 3 (Rusell, 1996) untuk mengukur kesepian dan skala Death Anxiety Scale (Templer, 1987) untuk mengukur kecemasan kematian. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Colleration dengan bantuan IBM Statistik Versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai koefisien kolerasi sebesar 0,363 (P<0,01) yang menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kesepian dengan kecemasan kematian pada lansia. Sehingga, semakin tinggi kesepian yang dialami lansia maka kecemasan kematian yang dialaminya juga tinggi, dan begitupun sebaliknya. Selain itu, dari hasil tingkat kategorisasi menunjukkan bahwa kesepian yang dialami sebagian besar dalam tingkat yang sedang, dan kecemasan kematiannya sebagian besar pada tingkat yang tinggi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15796/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015077_KHANIFAH%20ROKHMATUNNISAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

Nisara, Syifa

Limbah adalah buangan yang kehadirannya pada suatu saat tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungannya karena tidak mempunyai nilai ekonomis dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan. Pengelolaan limbah harus di lakukan secara komprehensif sejak hulur sampai hilir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengupayakan minimisasi limbah pada sistem pengelolaan limbah padat medis dan non medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penulis menganalisis bagaimana cara meminimisasikan limbah dan pengelolaan limbah padat medis dan non medis yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring variabel sumber limbah, volume limbah, jenis limbah, proses pengelolaan limbah, reduksi limbah
dan pemanfaatan limbah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pedoman wawancara mendalam, pedoman observasi menggunakan, lembar check list dan telaah dokumen. Dalam penelitian ini Pedoman wawancara mendalam dibagi menjadi 5 bagian yaitu pedoman wawancara untuk Kepala bagian sanitasi, pelaksana sanitasi, bagian perunit (UGD,OK, VK, Rawat Jalan, Rawat Inap), Supervisor dan cleaning service. . Penelitian ini dilakukan Di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015 pada bulan Agustus hingga Desember 2015. Hasil penelitian di dapatkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring telah melakukan program minimisasi limbah dengan pemanfaatan limbah yaitu dengan penggunaan kembali (reuse) kertas yang dijadikan amplop serta dirigen dari sisa linen dijadikan sebagai tempat buangan alat jarum suntik dan alat tajam pengganti safety box dan Pot Tanaman. Pada pengelolaan limbah padat dari tahap pemilahan masih ada limbah yang bercampur antara medis dan non medis, pada pengangkutan masih ada transit atau tempat ditumpukan seharusnya aturannya limbah tersebut harus diangkut langsung ke TPS serta pada pemusnahan limbah medis belum dikelola sendiri oleh RS Muhammadiyah Taman Puring karena belum mempunyai insenerator untuk itu RS Muhammadiyah Taman Puring bekerjasama dengan PT Wastec International sebagai pihak ketiga. Agar pelaksanaan minimisasi berjalan lebih baik, diperlukan SOP mengenai minimisasi limbah berupa reduksi limbah pada sumbernya dan pelatihan khusus mengenai teknik pemilahan limbah sesuai jenisnya. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari manajemen atas terhadap pelaksanaan pengelolaan limbah rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/1/FIKES_KESMAS_1205017039_SYIFA%20NISARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Perilaku Berkendara Menggunakan Sepeda Motor Pada Pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat Tahun 2015

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15793/

Gambaran Perilaku Berkendara Menggunakan Sepeda Motor Pada Pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat Tahun 2015

Purnamasari, Imas

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku berkendara aman menggunakan sepeda motor pada pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang bersifat analitik dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat pada bulan Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat yang berjumlah 120 responden, dengan teknik pengumpulan data menggunakan sampel jenuh Hasil univariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berperilaku berkendara tidak aman lebih besar (89,2%), memiliki pengetauan tinggi lebih besar (65,0%), memiliki sikap baik lebih besar (67,5%), perlengkapan berkendara tidak lengkap lebih besar 90,0%), yang tidak memilki SIM lebih besar (75,8%), dan yang didukung keluarga lebih besar (93,3%). Saran dari penelitian ini perlunya dukungan keluarga dalam memberikan dukungan kepada anak terkait perilaku berkendara aman, beruapa teguran dan nasehat mengenai perlengkapan berkendara sepeda motor serta perlu diadakan penelitian yang lebih spesifik dan mendalam terhadap kepemilikan SIM pada siswa siswi SMA.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15793/1/FIKES_KESMAS_1105015050_IMAS%20PURNAMASARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

Nurkhalizah, Siti

Pada masa remaja sering disebut dalam masa-masa transisi, yang mana pada masa ini sangat baik jika hubungan antara anak dan orang tuanya memiliki kelekatan yang mendalam dan berkualitas. Maka dengan demikian akan membantu anak dalam mengatasi perubahan-perubahan dalam dirinya.Parental Conditional Positive Regard (PCPR) ialah orang tua yang dianggap memberikan kasih sayang dan penghargaan yang lebih ketika anaknya memenuhi harapan orang tuanya. Tampaknya, orang tua yang memberikan kasih sayang bersyarat menjadi faktor penentu kualitas hubungan antara remaja dan mereka para orang tua. Hal ini akan mengacu pada hubungan kelekatan anak dengan orang tuanya, di mana orang tua yang melakukan kasih sayang bersyarat kepada anaknya akan menciptakan keadaan konflik dalam diri anak-anak dan remaja. Karena selain mereka memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap orang tuanya, anak memilki rasa tertekan pula kepada orang tua yang suka memberikan tuntutan kepadanya (Saeed & Hanif, 2014). Maka, dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parental Conditional Positive Regard (PCPR) dengan Self Attachment terhadap remaja. Pada penelitian ini pula partisipan terdiri dari siswa/siswi Madrasah Aliyah Dail Khairaat Jakarta Barat yang berjumlah 125 partisipan dan 27 partisipan didambil secara daring (online) dengan menggunakan Google Form. Jumlah keseluruhan partisipan dalam penelitian ini berjumlah 152 partisipan dengan rata- rata usia partisipan 16 tahun. Partisipan laki- laki berjumlah N= 56 dan perempuan berjumlah N= 96. Seluruh subjek mengisi kuesioner Parental Conditional Positive Regard-Academic Domain (PCPR-AD) (Asor & Tal, 2011) dan The Inventory of Parent and peer Attachment (Armsden & Greenberg, 1987) Kemudian skala tersebut di adaptasi oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan proses analisa korelasi dengan bantuan IBM statistic versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa PCPR memiliki hubungan yang signifikan negatif terhadap Self Attachment, dengan nilaikoefisien korelasi (R= -0.164) dan 0,44 p<0,05 mengartikan bahwa Semakin tinggi Parental Conditional Positive Regard orang tua maka akan semakin rendah attachment remaja kepada orang tuanya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015051_SITI%20NURKHALIZAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Perkawinan Pada Usia Perkawinan 1 Bulan Sampai 5 Tahun Pertama

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15795/

Hubungan Kematangan Emosi Dengan
Penyesuaian Perkawinan Pada Usia Perkawinan 1 Bulan Sampai 5 Tahun Pertama

Permatasari, Juwita

Penyesuaian dalam perkawinan pada pasangan yang baru mengijak 5 tahun pertama perkawinan merupakan masa awal dalam perkawinan. Penyesuaian perkawinan merupakan suatu proses yang penting dalam suatu bahtera rumah tangga dalam menentukan keutuhan rumah tangga tersebut, untuk itu dalam proses penyesuaian perkawinan dibutuhkan kematangan emosi pada setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kematangan emosi dengan penyesuaian perkawinan pada usia perkawinan tahun pertama. Responden pada penelitian ini berjumlah 214 pasang suami istri yang terdiri dari 107 suami dan 107 istri. Dalam melakukan pemilihan subjek peneliti menggunakan metode Nonprobability Sampling yang terdiri dari Skala Dyadic Adjustment Scale (DAS) yang disusun oleh Spanier kemudian dikemukakan oleh Spanier dalam Busby dkk sebanyak 13 item dengan nilai alpha cronbach sebesar 0,657. Skala Emotional Maturity Scale (EMS) yang disusun oleh Drs. Yashwir Singh & Mahesh Bhargave sebanyak 32 item dengan nilai alpha cronbach sebesar 0,839. Hasil analisa tersebut menujukkan nilai korelasi sebesar 0,465 yang kemudian di persenkan menjadi 46,5 dengan taraf sig ≤0,00 (≤0,05). Peneliti mengharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasangan suami dan istri agar dapat menghadapi atau menjalani kehidupan pernikahan dengan ketentuan yang ada.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15795/1/FPSI_PSIKOLOGI_1409015117_JUWITA%20PERMATASARI.pdf

Unduh!