Categories
Repo

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

Gustiyana, Gustiyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh standar dan etika profesi audit terhadap efektivitas pengendalian internal pada perbankan syariah yang terdaftar di BEI.
Dalam penelitian ini digunakan metode Survey. Variabel yang diteliti adalah standar audit, etika profesi audit sebagai variabel bebas dan efektivitas pengendalian internal sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor internal yang bekerja pada Perbankan Syariah yang terdaftar di BEI dengan kantor pusat di DKI Jakarta. Teknik pemilihan sampel menggunakan judgment sampling dan diperoleh sampel sebanyak 51 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, dan pengujian hipotesis.
Berdasarkan atas hasil pengolahan data dan analisis akuntansi, maka diperoleh hasil bahwa variabel standar audit (X1) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,3147 dengan nilai minimum sebesar 3,50 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,46209. Variabel etika profesi audit (X2) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4294 dengan nilai minimum sebesar 3,60 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,37110. Variabel efektivitas pengendalian internal (Y) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4941 dengan nilai minimum sebesar 3,70 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,38284.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/1/FEB_AKT_1102025121_GUSTIYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

Gandini, Gazella Dwiga

Higiene sanitasi makanan merupakan upaya mengendalikan kejadian keracunan atau gangguan akibat makanan sehingga makanan yang akan dikonsumsi lebih terjamin keamanannya, guna mewujudkan cita-cita membentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas, perlu diperhatikan perbaikan gizinya sejak dini. Pesantren dituntut untuk menyediakan sajian makanan dalam jumlah banyak untuk para santri dan gurunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Penelitian dilakukan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan pada bulan Oktober hingga November 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa higiene sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan PERMENKES No. 1096/ 2011. Dari kesimpulan akhir tersebut, masih terdapat hambatan yang ditemukan seperti lemari terbuka untuk menyimpan peralatan, kurangnya penyediaan sabun pembersih, pesantren tidak menyediakan APD untuk penjamah makanan, aliran air dapur sering mati karena terhubung dengan saluran air asrama, porsi makanan yang kurang mencukupi untuk jumlah santri dan guru, kurang layaknya penyajian nasi saat sarapan, serta kurangnya disiplin santri dalam penggunaan maupun penyimpanan peralatan dan menjaga kebersihan dengan membuang sampah dengan benar. Sehingga pesantren perlu menyiapkan anggaran untuk penyediaan APD, mengatur ulang jadwal memasak, menyediakan sabun khusus cuci tangan, melakukan monitoring proses penyelenggaraan makanan, dan menghimbau serta memberikan arahan untuk keluarga besar pesantren agar meningkatkan kedisiplinan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/1/FIKES_KESMAS_1305015054_GAZELLA%20DWIGA%20GANDINI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Higiene Perorangan dan Sanitasi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Demam Tifoid Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15786/

Hubungan Higiene Perorangan dan Sanitasi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Demam Tifoid Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2017

Lidiawati, Lidiawati

Demam tifoid adalah penyakit infeksi usus menyerang saluran cerna, yang disebabkan oleh kuman salmonella typhi. Penyakit ini menyerang diseluruh negara dan lebih banyak pada negara berkembang, demam tifoid erat kaitannya dengan sanitasi perumahan yang jelek dan higiene perorangan yang buruk. Demam tifoid di Kota Tangerang paling banyak ditemukan dibagian rawat inap rumah sakit. Menurut data rumah sakit bhakti asih penyakit demam tifoid menjadi angka ke 3 dalam pola penyakit terbanyak dibagian rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan higiene perorangan dan sanitasi lingkungan fisik rumah dengan kejadian demam tifoid di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian kasus kontrol. Populasi kasus dari penelitian ini adalah semua penderita demam tifoid yang melakukan rawat inap pada bulan mei-juli 2017 berdasarkan rekam medik Rumah Sakit Bhakti Asih. Populasi kontrol bukanlah penderita tifoid (penderita diare) yang melakukan rawat inap pada bulan Mei-Juli 2017 berdasarkan rekam medik Rumah Sakit Bhakti Asih. Sampel dari penelitian ini yaitu 34 kasus dan 34 kontrol. Tehnik pengambilan sampel yang dilakukan adalah quota sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil melalui kuesioner, dan lembar observasi menggunakan alat bantu rollmeter. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara kebiasaan mencuci tangan sebelum makan(Pvalue 0,015) (OR=3,833), kebiasaan mencuci tangan setelah buang air besar (Pvalue 0,010) (OR=4,667), kebiasaan jajan diluar rumah (Pvalue 0,006) (OR=4,886), sarana pembuangan tinja (Pvalue 0,014) (OR=3968), dan sarana tempat sampah (Pvalue 0,027) (OR=3,429). Dan tidak ada hubungan antara sumber air (Pvalue 0,104), jenis kelamin (Pvalue 0,222), umur (Pvalue 0,752), dan pendidikan (Pvalue 1,000). Saran yang dapat diambil dari penelitian ini ialah masyakarat diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, untuk pihak RS memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang demam tifoid.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15786/1/FIKES_KESMAS_1305015077_LIDIAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

Nurkhalizah, Siti

Pada masa remaja sering disebut dalam masa-masa transisi, yang mana pada masa ini sangat baik jika hubungan antara anak dan orang tuanya memiliki kelekatan yang mendalam dan berkualitas. Maka dengan demikian akan membantu anak dalam mengatasi perubahan-perubahan dalam dirinya.Parental Conditional Positive Regard (PCPR) ialah orang tua yang dianggap memberikan kasih sayang dan penghargaan yang lebih ketika anaknya memenuhi harapan orang tuanya. Tampaknya, orang tua yang memberikan kasih sayang bersyarat menjadi faktor penentu kualitas hubungan antara remaja dan mereka para orang tua. Hal ini akan mengacu pada hubungan kelekatan anak dengan orang tuanya, di mana orang tua yang melakukan kasih sayang bersyarat kepada anaknya akan menciptakan keadaan konflik dalam diri anak-anak dan remaja. Karena selain mereka memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap orang tuanya, anak memilki rasa tertekan pula kepada orang tua yang suka memberikan tuntutan kepadanya (Saeed & Hanif, 2014). Maka, dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parental Conditional Positive Regard (PCPR) dengan Self Attachment terhadap remaja. Pada penelitian ini pula partisipan terdiri dari siswa/siswi Madrasah Aliyah Dail Khairaat Jakarta Barat yang berjumlah 125 partisipan dan 27 partisipan didambil secara daring (online) dengan menggunakan Google Form. Jumlah keseluruhan partisipan dalam penelitian ini berjumlah 152 partisipan dengan rata- rata usia partisipan 16 tahun. Partisipan laki- laki berjumlah N= 56 dan perempuan berjumlah N= 96. Seluruh subjek mengisi kuesioner Parental Conditional Positive Regard-Academic Domain (PCPR-AD) (Asor & Tal, 2011) dan The Inventory of Parent and peer Attachment (Armsden & Greenberg, 1987) Kemudian skala tersebut di adaptasi oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan proses analisa korelasi dengan bantuan IBM statistic versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa PCPR memiliki hubungan yang signifikan negatif terhadap Self Attachment, dengan nilaikoefisien korelasi (R= -0.164) dan 0,44 p<0,05 mengartikan bahwa Semakin tinggi Parental Conditional Positive Regard orang tua maka akan semakin rendah attachment remaja kepada orang tuanya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015051_SITI%20NURKHALIZAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

Riyantara, Respati

Sanitasi Adalah Upaya Kesehatan Dengan Cara Melindungi Dan Memelihara Lingkungan Dari Subjeknya. Sekolah Merupakan Tempat Berkumpulnya Warga Sekolah Untuk Suatu Kegiatan Atau Aktivitas Tertentu. Banyaknya Kegiatan Yang Dilakukan Membuat Ancaman Penularan Penyakit Apabila Kebersihan Sekolah Tidak Dikelola Dengan Baik. Selain Itu Perbedaan Pengelolaan Kebersihan Sekolah Negeri Dengan Madrasah Masih Belum Diketahui Secara Detail. Berdasarkan Uraian Diatas Penelitian Ini Dilakukan Untuk Mengetahui Gambaran Kondisi Sanitasi Sekolah Antara SMP Negeri Dengan Mts Negeri Di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018. Komponen Yang Dilihat Adalah Lokasi, Bangunan, Ruangan, Fasilitas Sanitasi, Dan Halaman. Dalam Penelitian Ini, Metodologi Yang Digunakan Adalah Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Dari Observasi Dan Wawancara Mendalam. Informan Penelitian Berjumlah 12 Orang Berdasarkan Teknik Purposive Sampling, Yaitu Kepala Sekolah / Wakil, TU, Guru, Petugas Kebersihan Dan Siswa. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Hanya Mts Negeri 1 Yang Bebas Dari Kerawanan Banjir, Namun Masih Terdapat Genangan Saat Hujan Deras, SMP Negeri 141 Mengalami Kebebasan Dari Banjir Saat 2 Tahun Terakhir Ini. Pada Kondisi Banggunan Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kelas Hanya SMPN Negeri 141 Yang Memiliki Kriteria Ruangan Kelas Yang Ditentukan. Pada Ruang UKS Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kantin Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Sarana Air Bersih Yang Memenuhi Syarat Secara Fisik Adalah Mts Negeri 1. Pada Proporsi Toilet Maupun Keadaan Kebersihan Toilet Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Dan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Dan Kurangnya Fasilitas Sanitasi Pada Toilet. Pada CTPS Yang Tersedia Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Ketersediaan Air Bersih, Bak Penampungan Limbah Dan Sabun. Pada Sarana Pembuangan Sampah Kedua Sekolah Belum Memenuhi Syarat Ketentuan Jarak Berdasarkan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Saluran SPAL Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Saluran Yang Lancar Dan Tertutup. Pada Kondisi Halaman Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Yang Ada Secara Keseluruhan. Pada Kebebasan Jentik Nyamuk Kedua Sekolah Terbebas Dari Jentik Nyamuk Dan Menjalin Kerjasama Dengan Pihak Puskesmas.
Kondisi Sanitasi Sekolah Pada SMP N 141 Maupun Mts N 1 Belum Memenuhi Ketentuan Dengan Berbagai Permasalahan Pada Masing – Masing Sekolah. Pada Keadaan Dinding Dibutuhkannya Adanya Sosialisasi Kepada Siswa Agar Tidak Mencoret Tembok Serta Memperbaiki Keadaan Lantai Yang Rusak. Terkait Persyaratan Ruang Dilengkapi Dengan Sarana Yang Memadai. Selain Itu Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Yang Dibutuhkan Pada Toilet Perlu Disediakannya Sabun Dan Tempat Sampah Yang Memadai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/1/FIKES_GIZI_%201405015123_%20RESPATI%20RIYANTARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Konseling Gizi Dan Senam Lansia Terhadap Pola Makan (Asupan Natrium, Asupan Lemak, Asupan Serat), Status Gizi Dan Status Hipertensi Pada Pralansia Dan Lansia Di Posbindu Desa Sukamulya Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang Tahun 2017.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15783/

Pengaruh Konseling Gizi Dan Senam Lansia Terhadap Pola Makan (Asupan Natrium, Asupan Lemak, Asupan Serat), Status Gizi Dan Status Hipertensi Pada Pralansia Dan Lansia Di Posbindu Desa Sukamulya Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang Tahun 2017.

Amallia, Fahmi Diina

Hipertensi Merupakan Salah Satu Faktor Resiko Yang Paling Sering Berpengaruh Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah. Lansia Banyak Menghadapi Berbagai Masalah Kesehatan Yang Perlu Penanganan Segera Dan Terintegrasi, Salah Satunya Adalah Gangguan Sirkulasi Darah Atau Hipertensi. Salah Satu Cara Untuk Mengendalikan Hipertensi Pada Lansia Adalah Dengan Konseling Gizi Dan Rutin Senam Lansia. Untuk Itu, Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Konseling Gizi Dan Senam Lansia Terhadap Pola Makan ( Asupan Natrium, Asupan Lemak, Asupan Serat), Status Gizi Dan Status Hipertensi Pada Pralansia Dan Lansia Di Posbindu Desa Sukamulya Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang Tahun 2017.
Jenis Penelitian Yang Dipakai Dalam Penelitian Ini Adalah Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu). Pengambilan Sampel Dalam Penelitian Ini Adalah Dengan Menggunakan Sampling Jenuh, Dengan Jumlah Sampel Sebanyak 60 Orang. Terbagi Dalam 4 Kelompok , Yatu Kelompok Control, Kelompok Perlakuan 1 Yang Diintervensi Konseling, Kelompok Perlakuan 2 Yang Diintervensi Senam Lansia, Kelompok Perlakuan 3 Yang Diintervensi Konseling Dan Senam Lansia. Teknik Analisis Data Menggunakan Uji Statistic “Uji Paired T”. Variabel Dependent Dalam Penelitian Ini Adalah Status Hipertensi. Variabel Independent Terdiri Dari Karakteristik Responden (Usia, Jenis Kelamin, Status Pekerjaan, Kebiasaan Merokok, Besarnya Penghasilan), Pola Makan (Asupan Natrium, Asupan Serat, Asupan Lemak), Dan Status Gizi. Hasil Penelitian Menunjukkan 88.3% Berjenis Kelamin Perempuan, 90% Berusia 45-60 Tahun, 76,67% Tidak Bekerja, 98,3% Berpenghasilan Di Bawah UMR, Dan 86.67% Tidak Merokok. Penurunan Asupan Natrium Dan Lemak Terbesar Antara Sebelum Dan Sesudah Intervensi Ada Pada Kelompok Perlakuan 3, Serta Kenaikan Asupan Serat Tertinggi Sebelum Dan Sesudah Intervensi Ada Pada Kelompok Perlakuan Tiga. Hasil Uji Beda Dengan Uji “Paired T” Menunjukkan Bahwa Ada Perbedaan Yang Bermakna Sebelum Dan Setelah Intervensi Asupan Natrium (P=0.001), Asupan Lemak (P=0.001), Asupan Serat (0.001), Pola Makan (0.001), Status Gizi (P=0.001) Dan Status Hipertensi (0.001) Pada Kelompok Perlakuan Ketiga Yang Diintervensi Dengan Konseling Dan Senam Lansia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15783/1/FIKES_GIZI_%201505029002_%20FAHMI%20DIINA%20AMALLIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

Nafiastuti, Latipah Catur

Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan dalam pembuluh darah meningkat yang dapat menimbulkan penyakit komplikasi seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal kronis. Pengobatan hipertensi umumnya diberikan dengan jangka waktu yang lama dan memberikan efek samping. Penelitian ini memberikan alternatif pengobatan lain yang meminimalisir resiko efek samping dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung serat dan kalium yaitu dalam bentuk smoothies sebanyak 250 ml yang terdiri dari Kailan sebanyak 47,5 gr dengan campuran air kelapa muda 40 ml dan pisang 28 gr. Pemberian smoothies tersebut diberikan setiap hari selama 7 hari berturut-turut. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental. Analisis data dilakukan dengan Paired T Test. Penelitian dilakukan di Posbindu Mawar, Melati, dan Anggrek dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Hasil menunjukkan terdapat penurunan antara tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah diberikan Smoothies Kailan sistolik (p-value = 0,000) dan diastolik (p-value = 0,016). Hal ini menunjukkan pemberian Smoothies Kailan berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/1/FIKES_GIZI_%201405025063_%20LATIPAH%20CATUR%20NAFIASTUTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reporoduksi Wanita 2022 - Emma Rachmawati publisher

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15773/

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reporoduksi Wanita 2022 -
Emma Rachmawati publisher

Emma Rachmawati, Emma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15773/1/Sertifikat%20HKI%20-%20Emma%20Rachmawati%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

Damarwulan, Dini

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah adalah observasional dengan pendekatan case control. Variabel yang diteliti diantaranya umur, jenis kelamin, perilaku merokok, pengetahuan, kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan matahari, suhu, dan kelembaban. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan observasi rumah. Data sekunder bersumber dari formulir TB-01 dan TB-06. Jumlah sampel adalah 30 untuk kasus dengan BTA (+) dan 60 untuk kontrol dengan BTA (-). Teknik pengambilan sampel dengan metode sampling quota. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil uji univariat menunjukkan proporsi penderita TB Paru sebagian besar adalah umur produktif (54,4%), berjenis kelamin laki-laki (54,4%), tidak merokok (75,6%), pengetahuan baik (62,2%), ventilasi baik (54,4%), pencahayaan matahari baik (52,2%), kepadatan hunian baik (65,6%), suhu baik (54,4%), dan kelembaban baik (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan
TB Paru yaitu variabel umur (Pvalue=0,001), perilaku merokok (Pvalue=0,000), pengetahuan (Pvalue=0,031), kepadatan hunian (Pvalue=0,000), ventilasi (0,000), pencahayaan matahari (Pvalue=0,000), kelembaban (Pvalue=0,000), dan suhu (Pvalue=0,000), sedangkan variabel jenis kelamin tidak berhubungan dengan kejadian TB Paru (Pvalue=0,231). Hasil uji multivariat menunjukkan variabel pencahayaan matahari merupakan faktor dominan dalam kejadian TB Paru, dimana responden dengan pencahayaan matahari buruk lebih beresiko 209,838 kali untuk terkena TB Paru dibandingkan responden dengan pencahayaan matahari baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pihak Puskesmas Pesanggrahan menjalin lintas sektoral yang terkait dengan upaya program penanggulangan tuberkulosis berupa penyuluhan tentang faktor risiko penularan TB Paru dan meningkatkan kegiatan pengobatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/1/FIKES_KESMAS_1305015036_DINI%20DAMARWULAN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Flipped Classroom Learning: Mathematical Creative Thinking Skills Based on Mathematical Resilience using Augmented Reality

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15774/

Flipped Classroom Learning: Mathematical Creative Thinking Skills
Based on Mathematical Resilience using Augmented Reality

Faradillah, Ayu

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15774/1/Artikel%20JPP%20citra.pdf

Unduh!