Categories
Repo

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

Maharani, Tya Putri

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kegiatan bank sampah dalam pengelolaan sampah yang berasaskan ekonomi serta mengalisis pengaruh pendapatan nasabah bank sampah terhadap Pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lapangan dengan teknik yang dipandu dengan kusioner dengan tujuan berupa analisis Deskriptif. Penentuan tempat penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Nasabah bank sampah Berlin 09. Sampel dalam penelitian ini adalah sample jenuh. Dari hasil penelitian yang diberikan tindakan pengelolaan yang diperoleh rentang nilai antara 77 sampai 103 dengan jumlah sampel 61 responden mean 134,5 dengan kategori baik dan simpangan baku 10,22. disimpulkan bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan responden yang diberikan informasi dan tindakan. Ada pengaruh sangat tinggi yaitu sebesar 26,23 % dengan pendapatan. berpendapatan Tinggi sebesar 8,20%, berpendapatan sedang sebesar 11,48%, berpendapatan rendah sebesar 14,75% dan berpendapatan sangat rendah sebesar 39,34%. Sedangkan pengelolaan sampah yang tidak diberikan tindakan diperoleh rentang nilai antara 34 sampai 63 dengan jumlah sampel 61 responden dengan mean 61,62 dengan kategori cukup dan simpangan baku 9,3. bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan sampah responden yang diberikan informasi berependapatan sangat rendah yaitu sebesar < Rp. 200.00-/Tahun jika itupun ada yang menyetor ke bank sampah. Adapun Hasil yang didapat dalam penelitian ini , uji t test variabel Pengelolaan sampah dengan Pendapatan Nasabah Rumah tangga yaitu Rhitung = 2,01 > Ttabel = 0,67655 maka dapat disimpulkan terdapat penaruh pengelolaan sampah dengan pendapatan nasabah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095036_TYA%20PUTRI%20MAHARANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan Ib Hasanah Pada Bank BNI Syariah Kc. Kebun Jeruk

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15669/

Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan Ib Hasanah Pada Bank BNI Syariah Kc. Kebun Jeruk

Fajrin, Annisya

Peneliti Melakukan Penelitian Tentang Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan IB Hasanah. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kuantitatif. Data Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Data Primer Dan Sekunder Dengan Teknik Pengumpulan Data Melalui Penyebaran Kuesioner. Subjek Penelitian Ini Adalah Bank Bni Syariah Kc. Kebun Jeruk. Populasi Nasabah Bank Bni Syariah Kc. Kebun Jeruk , Pengambilan Sampel Sebanyak 100 Responden Dengan Menggunakan Rumus Slovin Dan Diperkuat Dengan Teori. Teknik Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Teknik Probability Sampling Dengan Menggunakan Ca Simple Random Sampling. Metode Analisis Data Yang Digunakan Adalah Regresi Linier Berganda Dengan Menggunakan Alat Olah Data Spss Versi 19.0. Variabel Independen Dalam Penelitian Ini Adalah Promosi (X1), Lokasi (X2), Dan Kualitas Pelayanan (X3), Dan Variabel Dependen Adalah Keputusan Nasabah (Y). Dari Analisis Dengan Tingkat Signifikansi 5% Menunjukkan Bahwa Promosi Sebesar 0,000, Lokasi Sebesar 0,004 Dan Kualitas Pelayanan Sebesar 0,000 Berpengaruh Secara Parsial. Secara Simultan Dengan Signifikansi Sebesar 0,000. Dalam Penelitian Ini Variabel Independen Dapat Menjelaskan Variabel Dependen Sebesar 61,9%, Sedangkan 38,1% Dijelaskan Oleh Faktor Lain Yang Tidak Dijelaskan Dalam Penelitian Ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15669/1/FAI_%20PERBANKAN%20SYARIAH%20_%201407025027_%20ANNISYA%20FAJRIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Pola Konsumsi Gluten dan Kasein, Kepatuhan Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap Perilaku Autis di Rumah Autis Bekasi Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15667/

Hubungan Antara Pola Konsumsi Gluten dan Kasein, Kepatuhan Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap Perilaku Autis di Rumah Autis Bekasi Tahun 2017

Faridi, Ahmad

Prevalensi anak autis semakin meningkat, sekitar tahun 2013 diperkirakan penyandang autis di dunia mencapai 1 per 160 anak atau berkisar 0,3%. Penyandang autis di Indonesia pada tahun 2015 diperkirakan terdapat mencapai 134.000. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola konsumsi gluten dan kasein, kepatuhan diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap perilaku autis di Rumah Autis Bekasi tahun 2017. Sampel penelitian adalah penyandang autis di Rumah Autis Bekasi sebanyak 25 orang. Responden dari penelitian ini yaitu orangtua dari penyandang autis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metoda penelitian survei dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Pengumpulan data untuk melihat pola konsumsi gluten dan kasein serta kepatuhan diet GFCF menggunakan FFQ. Pengumpulan data perilaku autis menggunakan kuesioner CARS2-ST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76% anak autis berjenis kelamin laki-laki, 88% terdiagnosis autis saat berumur <3 tahun, dan 68% anak sulung. Tingkat pendidikan ayah dan ibu masing-masing sebesar 92% dan 88% kategori tinggi, 100% ayah bekerja, 60% ibu bekerja bekerja, dan 68% pendapatan orang tua dalam kategori tinggi. Pola konsumsi gluten sebesar yaitu 52% jarang dan 48% sering, pola konsumsi kasein sebesar yaitu 56% jarang dan 44% sering, serta 88% tidak patuh diet GFCF. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan (P-value <0.05) antara pola konsumsi gluten dan kepatuhan diet GFCF terhadap perilaku autis. Tidak ada hubungan yang bermakna (P-value >0.05) antara pola konsumsi kasein dengan perilaku autis.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15667/1/FIKES_GIZI_1305025110_WAHYU%20PERMATA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pasca Tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15684/

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pasca Tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang

Putri, Andini Maulida

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat pasca tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga yang ada di Kecamatan Carita. Banyaknya sampel pada penelitian ini didapat berdasarkan populasi terjangkau yaitu sebanyak 456 KK, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 82 KK. Penetapan lokasi sampling menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis hasil data menggunakan analisis indeks berdasarkan parameter yang digunakan yaitu Pengetahuan dan sikap (KA), rencana tanggap darurat (EP), sistem peringatan dini (WS), dan mobilisasi sumber daya (RMC). Dari perhitungan angka indeks per paramater, selanjutnya mengukur tingkat kesiapsiagaan dengan rumus sebagai berikut : Indek gabungan ditimbang = (0,45×KA) + (0,35×EP) + (0,15×RMC) + (0,05×WS). Hasil penelitian diketahui bahwa, pengetahuan dan sikap masyarakat mempunyai nilai indeks sebesar 60 termasuk dalam kategori hampir siap, Rencana tanggap darurat mempunyai nilai indeks sebesar 70 termasuk kedalam kategori siap. Sistem peringatan dini mempunyai nilai indeks sebesar 60 termasuk kedalam kategori hampir siap, Serta mobilisasi sumber daya mempunyai nilai indeks sebesar 51 termasuk kedalam kategori kurang siap. Berdasarkan hasil pembahasan dari perhitungan nilai indeks per parameter, kemudian dihitung kembali menggunakan perhitungan indeks gabungan ditimbang yang berfungsi untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat, didapat nilai indeks sebesar 62. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tsunami di Kecamatan Carita termasuk dalam kategori hampir siap.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15684/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1601095027_ANDINI%20PUTRI%20MAULIDIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

Safrina, Yulia Nur Amalia

Makanan tambahan pabrikan/komersial disebut juga makanan pendamping ASI pabrikan (MP-ASI pabrikan) atau makanan komersial. Makanan bayi tersedia dalam bentuk tepung campuran instan dan biskuit yang dapat dimakan secara langsung atau dapat dijadikan bubur. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan metode sampling jenuh serta menggunakan uji chi-square. Pengumpulan data dengan wawancara dengan 30 responden di 7 Posyandu Kelurahan Cinere. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI Komersial: seluruh responden memliki asupan energi defisit berat 30 responden (100%). Umur ibu ≤ 35 Tahun sebanyak 27 responden (90%). Pendidikan ibu < SMA sebanyak 26 responden (86,7%). Pengetahuan ibu sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Jumlah anak sedikit < 3 orang sebanyak 27 responden (90%). Pendapatan keluarga ≤ UMR Rp.3.046.180 sebanyak 21 responden (70%). Keterpaparan informasi sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga (66,7%) dan dukungan suami (100%) terkait MP-ASI. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan karakteristik ibu, faktor predisposisi dan faktor pendukung dengan kecukupan asupan pada bayi yang diberi MP-ASI Komersial. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/1/FIKES_GIZI_1205025089_YULIA%20NUR%20AMALIA%20SAFRINA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Perencanaan Dimensi Sumur Resapan Air Hujan Untuk Konservasi Air Di daerah Permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15655/

Perencanaan Dimensi Sumur Resapan Air Hujan Untuk Konservasi Air Di daerah Permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat

Arham, Brenda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi ukuran sumur respan air hujan di daerah permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan yang berada di wilayah Kelurahan Baleendah. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian wilayah permukiman di Kelurahan Baleendah. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode area sampling, yang di dasarkan pada satuan lahan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Rumus Sunjoto, yaitu menentukan kedalaman efektif sumur resapan air hujan rencana (H) melalui factor-faktor penentu dimensi sumur resapan air hujan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa daerah permukiman Kelurahan Baleendah terbagi menjadi dua wilayah Satuan Lahan sumur resapan yaitu Satuan Lahan ADP dan Satuan Lahan AMP. Dimensi sumur resapan air hujan untuk berbagai luas atap di Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat, menunjukkan bahwa kedalaman sumur resapan rencana bervariasi. Untuk Wilayah Satuan Lahan ADP dengan jari-jari sumur ditentukan 0,5 m, dan hujan periode ulang ditentukan 5 tahun. Jika diketahui luas atap 50 m2, maka kedalaman sumur 1,5 m. Untuk wilayah Satuan Lahan AMP dengan jari-jari sumur ditentukan 0,6 m, dan hujan periode ulang ditentukan 10 tahun. Jika diketahui luas atap 75 m2, maka kedalaman sumur 1,19 m.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15655/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095005_BRENDA%20ARHAM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

Fateka, Umi

Penelitian Ini Dilaksanakan Di SMK Al Wahyu Cibubur. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Kuatitatif. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode Ekperimen. Sampel Penelitian Berjumlah 33 Siswa Pada Kelas X MM Untuk Kelas Eksperimen, Dan Juga Berjumlah 33 Siswa X AP Pada Kelas Kontrol. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Metode Inkuiri Yang Diterapkan Pada Kelas Eksperimen Dapat Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Secara Signifikan Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hal Ini Dapat Dilihat Dari Rata-Rata Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Dengan Metode Inkuiri. Hal Ini Terbukti Dari Deskripsi Data Pretest, Ketika Belum Diterapkannya Metode Inkuiri Dikelas Eksperimen Mendapatkan Hasil Mean Kelas X=47,2 Dan Kelas Kontrol X=48,3. Namun Setelah Diberikan Perlakuan X Posttest Kelas Eksperimen Mencapai X=75,3 Dan Kelas Kontrol X=70,5. Sedangkan Hasil Analisis Data Menggunakan Statistic Uji-T Diperoleh Thitung = 5,39 Dan Ttabel = 0,05 (1,69). Sehingga Thitung (5,39 > 1,69). Dengan Demikian Dapat Dikatakan Bahwa Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Pada Pembelajaran Menggunakan Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMK Al- Wahyu Cibubur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_%201307015054_%20UMI%20FATEKA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

Hayati, Illa

Prevalensi masalah gizi ganda pada remaja di Indonesia seperti gizi kurang, dan gizi lebih, hingga saat ini masih tinggi dan belum terselesaikan. Selain itu, masalah tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif dimasa yang akan datang (Fauzi, 2012). Masalah status gizi akan menjadi lebih kompleks jika terjadi pada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau pada anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan status merokok, konsumsi alkohol, dan asupan zat gizi makro dengan status gizi anak jalanan di Jakarta Selatan. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional, yang di lakukan pada bulan Juli-Agustus 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan di daerah Jakarta Selatan yang berjumlah 30 anak jalanan dengan menggunakan qouta sampling . Data yang dikumpulkan adalah data primer yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden melalui kuesioner yang telah di persiapkan. Hasil penelitian diketahui terdapat variabel yang berhubungan dengan status gizi adalah status merokok (p-value 0.044), asupan energi (p-value 0.004) dan asupan lemak dengan (p-value 0.047), sedangkan konsumsi alkohol (p-value 0.132) asupan protein (p-value 0.108) dan asupan karbodirat (p-value 0.132) tidak ditemukan adanya hubungan dengan status gizi. Peneliti merekomendasikan untuk di lakukan penelitian yang serupa dengan jumlah populasi yang lebih luas dengan menggunakan desain penelitian yang dapat menggambarkan sebab akibat, serta responden lebih memperhatikan asupan makan, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Di harapkan kepada Dinas Sosial Jakarta memberikan promosi dan edukasi kepada anak jalanan di Jakarta Selatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/1/FIKES_GIZI_1205025092_IILLA%20HAYATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

Yuliana, Yuliana

Penyakit gout atau asam urat adalah jenis kristal arthritis yang dihasilkan dari pengendapan asam urat dalam sendi ketika terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia. Kristal asam urat menyebabkan peradangan, pembengkakkan, dan nyeri pada sendi yang terkena terutama jempol kaki. Asupan protein, lemak karbohidrat, dan IMT mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu variabel dependen dan variabel independen diteliti pada saat bersamaan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro (Karbohidrat, Protein, dan Lemak) dan status gizi terhadap kadar asam urat pada penderita gout di poliklinik penyakit dalam RSU Dr. Soedarso Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas berjenis kelamin laki-laki berpendidikan tinggi dengan status bekerja. Rata-rata usia 57 tahun dengan tinggi badan 162,76 cm dan berat badan 63,05 kg. Rata-rata asupan karbohidrat 278.42 gram, protein 97,32 gram dan lemak 61,32 gram . Rata-rata status gizi penderita gout 23.85 kg/m2. Analisis bivariate menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan protein, lemak dan status gizi dengan kadar asam urat pada p-value 0.000, 0.019, dan 0,000 (p<0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/1/FIKES_GIZI_1205025090_YULIANA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan Tekanan Darah Siswa SMAN 74 Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15662/

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan Tekanan Darah Siswa SMAN 74 Jakarta Selatan Tahun 2017

Larasati, Rizkya Andini

Hipertensi tidak hanya diderita pada orang dewasa, namun juga sudah mulai meluas menjadi masalah pada anak dan remaja. Prevalensi hipertensi pada kelompok usia 15 – 17 tahun menurut Riskesdas (2013) menggunakan kriteria JNC VII 2003 adalah sebanyak 5,3% (laki-laki 6% dan perempuan 4,7%). Risiko untuk terkena hipertensi 3,6 kali lebih besar pada remaja yang kelebihan berat badan dan 14 kali lebih besar pada remaja obesitas dibandingkan dengan remaja dengan status gizi normal. IMT, Lingkar Pinggang dan RLPTB merupakan pengukuran antropometri yang dapat dilakukan sebagai screening obesitas dan overweight. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan tekanan darah pada siswa SMAN 74 Jakarta Selatan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 178 siswa usia 14 – 17 tahun. Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan RLPTB ditetapkan sebagai variabel independen sedangkan tekanan darah sistolik (TDS) dan tekanan darah diastolik (TDD) ditetapkan sebagai variabel dependen. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian diperoleh status gizi normal sebanyak 59.7%, lingkar pinggang dalam kategori tidak obesitas sebanyak 58%, RLPTB dalam kategori obesitas sebanyak 52.8%, TDS normal sebanyak 65.3% dan TDD normal sebanyak 88.1%. Hasil uji korelasi Spearman pada kedua jenis kelamin dan responden laki-laki menunjukkan bahwa IMT/U, lingkar pinggang dan RLPTB memiliki hubungan yang signifikan dengan TDS dan TDD (p<0.05). Sedangkan pada responden perempuan, IMT/U berhubungan dengan TDS (p<0.05) namun tidak berhubungan dengan TDD (p>0.05), lingkar pinggang berhubungan dengan TDS dan TDD (p<0.05), dan RLPTB berhubungan dengan TDS (p<0.05) namun tidak berhubungan dengan TDD (p>0.05).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15662/1/FIKES_GIZI_1305025088_RIZKYA%20ANDINI%20LARASATI.pdf

Unduh!