Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PAI (Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15652/

Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PAI (Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta)

Wirana, Tanjung Surya

Salah Satu Kebutuhan Yang Dimiliki Siswa Adalah Kebutuhan Penghargaan Yang Terdapat Dalam Kebutuhan Intelektual (Berprestasi). Kegiatan Yang Dapat Dilakukan Oleh Guru Untuk Memenuhi Kebutuhan Penghargaan Dalam Pembelajaran Yaitu Dengan Cara Memberikan Reward Dan Punishment. Pemberian Reward Dan Punishment Dalam Pembelajaran Memiliki Implikasi Yaitu Siswa Diakui Sebagai Individu Unik Yang Memiliki Kemampuan Tertentu Dan Karakteristik Yang Dapat Dihargai. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kuantatif, Untuk Mengetahui Berapa Persentase Pengaruh Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Populasi Yang Digunakan Yaitu Kelas V Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta. Pengambilan Data Menggunakan Metode Sampling Jenuh Karena Dengan Itu Diharapkan Dapat Mewakili Populasi Yang Ada. Instrumen Penelitian Yang Digunakan Pada Penelitian Kali Ini Menggunakan Kuesioner Dengan Model Skala Likert. Kuesioner Diberikan Kepada Sampel Yang Berjumlah 95 Orang. Untuk Pengujian Data, Penulis Menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana. Sedangkan Dalam Mengolah Data, Penulis Menggunakan Alat Bantu Statistik Yaitu SPSS Versi 22.0 Dengan Cara Analyze – Regression – Linear. Hasil Penelitian Menunjukan Adanya Pengaruh Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Prestasi Belajar Siswa Dengan Tingkat Persentase 14 % Sedangkan 86 % Dijelaskan Oleh Sebab-Sebab Lain Di Luar Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI. Untuk Persamaan Regresi Linear Terjadi Hubungan Positif Antara Dua Variabel Di Mana Semakin Baik Isi Dari Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Maka Semakin Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15652/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_1207015068_TANJUNG%20SURYA%20WIRANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Ketersediaan Debit Mata Air Cigamea Pada Musim Kemarau 2019 Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan Bogor

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15651/

Kajian Ketersediaan Debit Mata Air Cigamea Pada Musim Kemarau 2019 Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan Bogor

Ma’rifah, Ai

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui besarnya rata-rata debit mata air Cigamea di Desa Pasarean pada musim kemarau Tahun 2019, 2) rata-rata volume kebutuhan air bersih penduduk di Desa Pasarean pada musim kemarau Tahun 2019, dan 3) ketersediaan debit Mata air Cigamea pada musim kemarau Tahun 2019 dapat memenuhi kebutuhan air bersih penduduk Desa Pasarean. Wilayah Desa Pasarean dipilih sebagai wilayah penelitian, pada musim kemarau penduduk kekurangan air bersih. Hanya ada beberapa penduduk yang memiliki sumur gali untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dengan kondisi air tanah berbau dan berwarna kekuning-kuningan. Ada dua kelompok populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh aliran air dari mata air Cigamea pada musim kemarau Tahun 2019, dan seluruh kepala keluarga penduduk Desa Pasarean pada Tahun 2019 sebanyak 3.224 KK. Sampel pengukuran debit aliran air Mata Air Cigamea ditentukan secara purposive sampling. Sedangkan sampel kepala keluarga penduduk Desa Pasarean ditentukan secara multi stage sampling antara area sampling dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan pengukuran langsung dan terstruktur dipandu dengan daftar pertanyaan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juli-6 Agustus 2019. Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata debit Mata air Cigamea pada musim kemarau Tahun 2019 sebesar 0,1616 m3/detik atau rata-rata debit mata air Cigamea dalam satu hari sebesar 13.963,57 m3/hari. Debit tertinggi sebesar 0,2585 m3/detik, sedangkan debit terendah sebesar 0,1112 m3/detik. Hal ini berarti, rata-rata ketersediaan debit Mata Air Cigamea pada musim Kemarau Tahun 2019 sebesar 13.963,57 m3/hari. Rata-rata volume kebutuhan air bersih penduduk Desa Pasarean pada musim kemarau Tahun 2019 sebanyak 83,01 liter/orang/hari atau 0,08301 m3/orang perhari. Adapun kebutuhan air bersih untuk seluruh penduduk Desa Pasarean pada musim kemarau tahun 2019 sebesar 995.289,9 liter/hari atau 995,2899 m3/hari. Oleh karena itu, ketersediaan debit Mata air Cigamea pada musim kemarau Tahun 2019 dapat memenuhi kebutuhan air bersih penduduk Desa Pasarean.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15651/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095002_AI%20MA%27RIFAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemanfaatan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) dan Tepung Ikan Teri (Stolephorus spp.) dalam Pembuatan Crackers Sumber Kalsium

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15649/

Pemanfaatan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) dan Tepung Ikan Teri (Stolephorus spp.) dalam Pembuatan Crackers Sumber Kalsium

Juniastuti, Tri

Indonesia memiliki banyak potensi untuk dimanfaatkan menjadi produk olahan antara lain biji nangka dan ikan yang dimanfaatkan dalam pembuatan crackers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus) dan tepung ikan teri (Stolephorus spp.) untuk menghasilkan crackers binari yang paling disukai oleh panelis, daya terima serta kandungan kalsium crackers binari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor yaitu perbandingan tepung terigu, tepung biji nangka, dan tepung ikan teri. Terdapat 4 formulasi yaitu C0 = kontrol, C1 = 85 g:10 g:5 g, C2 = 80 g:15 g:5 g, dan C3 = 75 g:20 g:5 g. Produk terpilih dilakukan sebanyak 2 kali pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian, crackers dengan substitusi tepung terigu 85 g, tepung biji nangka 10 g, dan tepung ikan teri 5 g menghasilkan produk crackers terbaik dari hasil uji organoleptik dengan nilai rata-rata kesukaan terhadap warna 4,16 (menyukai), aroma 4,00 (menyukai) tekstur 4,06 (menyukai), dan rasa 4,06 (menyukai). Hasil uji kimia per 100 g crackers dengan formulasi terbaik memiliki kadar air 2,83%, kadar abu 2,52%, kadar lemak 26,65%, kadar protein 8,93%, kadar karbohidrat 59,05%, dan kadar kalsium 297 mg.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15649/1/FIKES_GIZI_1205025085_TRI%20JUNIASTUTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Kerusakan Tanah Akibat Penambangan Pasir Di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15645/

Kajian Kerusakan Tanah Akibat Penambangan Pasir Di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung

Prayitno, Hendri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesuburan tanah yang belum dan yang sudah digunakan untuk penambangan pasir, mengetahui volume dan horison tanah yang hilang akibat penambangan pasir di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif yang didasarkan pada analisis laboratorium dan pengukuran lapangan. Penentuan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan metode area sampling berdasarkan jenis tanah. Berdasarkan peta tanah tijau jenis tanah di Desa Labuhan Ratu adalah aluvial. Dari jenis tanah ini diambil 2 sampel yaitu yang sudah digunakan untuk penambangan pasir dan yang belum digunakan untuk penambangan pasir. Hasil penelitian diketahui bahwa telah terjadi penurunan kesuburan tanah akibat penambangan pasir di Desa Labuhan Ratu. Dibuktikan dengan penurunan pH tanah dari 7,09 menjadi 5,12. Penurunan konsentrasi bahan organik tanah untuk tanah yang sudah digunakan sebagai tambang pasir 0,85% lebih rendah dibandingkan dengan tanah yang belum digunakan sebagai tambang pasir 1,12%. Penurunan kapasitas tukar kation dari 14,28 cmol/kg menjadi 5,66 cmol/kg. Kejenuhan basa 67,67% lebih rendah dibandingkan yang belum digunakan untuk penambangan pasir 100%. Telah terjadi kerusakan tanah akibat aktivitas penambangan pasir, dibuktikan dengan volume tanah yang hilang mencapai 529.034 m3 dan horison tanah yang hilang meliputi horison O, A, dan E. Kehilangan volume dan horison tanah merupakan bukti kerusakan tanah, karena tanah ini tidak akan kembali seperti semua dalam waktu yang singkat.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15645/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1401115047_HENDRI%20PRAYITNO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

Yuliana, Yuliana

Penyakit gout atau asam urat adalah jenis kristal arthritis yang dihasilkan dari pengendapan asam urat dalam sendi ketika terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia. Kristal asam urat menyebabkan peradangan, pembengkakkan, dan nyeri pada sendi yang terkena terutama jempol kaki. Asupan protein, lemak karbohidrat, dan IMT mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu variabel dependen dan variabel independen diteliti pada saat bersamaan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro (Karbohidrat, Protein, dan Lemak) dan status gizi terhadap kadar asam urat pada penderita gout di poliklinik penyakit dalam RSU Dr. Soedarso Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas berjenis kelamin laki-laki berpendidikan tinggi dengan status bekerja. Rata-rata usia 57 tahun dengan tinggi badan 162,76 cm dan berat badan 63,05 kg. Rata-rata asupan karbohidrat 278.42 gram, protein 97,32 gram dan lemak 61,32 gram . Rata-rata status gizi penderita gout 23.85 kg/m2. Analisis bivariate menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan protein, lemak dan status gizi dengan kadar asam urat pada p-value 0.000, 0.019, dan 0,000 (p<0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/1/FIKES_GIZI_1205025090_YULIANA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

Safrina, Yulia Nur Amalia

Makanan tambahan pabrikan/komersial disebut juga makanan pendamping ASI pabrikan (MP-ASI pabrikan) atau makanan komersial. Makanan bayi tersedia dalam bentuk tepung campuran instan dan biskuit yang dapat dimakan secara langsung atau dapat dijadikan bubur. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan metode sampling jenuh serta menggunakan uji chi-square. Pengumpulan data dengan wawancara dengan 30 responden di 7 Posyandu Kelurahan Cinere. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI Komersial: seluruh responden memliki asupan energi defisit berat 30 responden (100%). Umur ibu ≤ 35 Tahun sebanyak 27 responden (90%). Pendidikan ibu < SMA sebanyak 26 responden (86,7%). Pengetahuan ibu sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Jumlah anak sedikit < 3 orang sebanyak 27 responden (90%). Pendapatan keluarga ≤ UMR Rp.3.046.180 sebanyak 21 responden (70%). Keterpaparan informasi sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga (66,7%) dan dukungan suami (100%) terkait MP-ASI. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan karakteristik ibu, faktor predisposisi dan faktor pendukung dengan kecukupan asupan pada bayi yang diberi MP-ASI Komersial. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/1/FIKES_GIZI_1205025089_YULIA%20NUR%20AMALIA%20SAFRINA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan Tekanan Darah Siswa SMAN 74 Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15662/

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan Tekanan Darah Siswa SMAN 74 Jakarta Selatan Tahun 2017

Larasati, Rizkya Andini

Hipertensi tidak hanya diderita pada orang dewasa, namun juga sudah mulai meluas menjadi masalah pada anak dan remaja. Prevalensi hipertensi pada kelompok usia 15 – 17 tahun menurut Riskesdas (2013) menggunakan kriteria JNC VII 2003 adalah sebanyak 5,3% (laki-laki 6% dan perempuan 4,7%). Risiko untuk terkena hipertensi 3,6 kali lebih besar pada remaja yang kelebihan berat badan dan 14 kali lebih besar pada remaja obesitas dibandingkan dengan remaja dengan status gizi normal. IMT, Lingkar Pinggang dan RLPTB merupakan pengukuran antropometri yang dapat dilakukan sebagai screening obesitas dan overweight. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan (RLPTB) dengan tekanan darah pada siswa SMAN 74 Jakarta Selatan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 178 siswa usia 14 – 17 tahun. Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LiPi), dan RLPTB ditetapkan sebagai variabel independen sedangkan tekanan darah sistolik (TDS) dan tekanan darah diastolik (TDD) ditetapkan sebagai variabel dependen. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian diperoleh status gizi normal sebanyak 59.7%, lingkar pinggang dalam kategori tidak obesitas sebanyak 58%, RLPTB dalam kategori obesitas sebanyak 52.8%, TDS normal sebanyak 65.3% dan TDD normal sebanyak 88.1%. Hasil uji korelasi Spearman pada kedua jenis kelamin dan responden laki-laki menunjukkan bahwa IMT/U, lingkar pinggang dan RLPTB memiliki hubungan yang signifikan dengan TDS dan TDD (p<0.05). Sedangkan pada responden perempuan, IMT/U berhubungan dengan TDS (p<0.05) namun tidak berhubungan dengan TDD (p>0.05), lingkar pinggang berhubungan dengan TDS dan TDD (p<0.05), dan RLPTB berhubungan dengan TDS (p<0.05) namun tidak berhubungan dengan TDD (p>0.05).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15662/1/FIKES_GIZI_1305025088_RIZKYA%20ANDINI%20LARASATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Gizi, Asupan Cairan, Kebiasaan Minum dan Pengetahuan Hidrasi dengan Status Hidrasi pada Petugas Pelaksana Sarana-Prasarana Umum di Kelurahan Pondok Ranggon Jakarta Timur Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15661/

Hubungan Status Gizi, Asupan Cairan, Kebiasaan Minum dan Pengetahuan Hidrasi dengan Status Hidrasi pada Petugas Pelaksana Sarana-Prasarana Umum di Kelurahan Pondok Ranggon Jakarta Timur Tahun 2017

Zakiya, Putri Nur Cazmi

Dehidrasi merupakan suatu keadaan dimana tubuh banyak kehilangan cairan. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan kualitas kerja dan konsentrasi daya ingat. Dampak dehidrasi jangka pendek dapat dirasakan secara langsung ketika tubuh kekurangan cairan. Status hidrasi dapat dipengaruhi oleh status gizi, asupan cairan hingga kebiasaan minum. Status hidrasi dapat diperiksa dengan cara membandingkan warna urin dengan skala warna urin atau skala PURI (Periksa Urin Sendiri). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional untuk mengetahui hubungan dari setiap variabel.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 2.9% petugas yang berstatus gizi sangat kurus, 7.4% kurus, 57.4% normal, 8.8% overweight dan 23.5% yang obesitas. Diketahui 47.1% responden terhidrasi dengan baik, 42.6% dehidrasi ringan dan 10.3% mengalami dehidrasi berat. Diketahui 73.5% responden memiliki kebiasaan minum yang baik, 2.9% responden memiliki kebiasaan minum sedang dan 23.5% responden memiliki kebiasaan minum buruk. Diketahui 41.2% responden mengasup cukup cairan dan 58.8% responden mengasup kurang cairan. Diketahui sebanyak 92.6% memiliki pengetahuan hidrasi baik dan sebanyak 7.4% berpengetahuan kurang. Pada penelitian ini, diketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan status hidrasi, ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan minum dengan status hidrasi, ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan dengan status hidrasi dan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan hidrasi dengan status hidrasi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15661/1/FIKES_GIZI_1305025079_PUTRI%20NUR%20CAZMI%20ZAKIYA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

Fateka, Umi

Penelitian Ini Dilaksanakan Di SMK Al Wahyu Cibubur. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Kuatitatif. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode Ekperimen. Sampel Penelitian Berjumlah 33 Siswa Pada Kelas X MM Untuk Kelas Eksperimen, Dan Juga Berjumlah 33 Siswa X AP Pada Kelas Kontrol. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Metode Inkuiri Yang Diterapkan Pada Kelas Eksperimen Dapat Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Secara Signifikan Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hal Ini Dapat Dilihat Dari Rata-Rata Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Dengan Metode Inkuiri. Hal Ini Terbukti Dari Deskripsi Data Pretest, Ketika Belum Diterapkannya Metode Inkuiri Dikelas Eksperimen Mendapatkan Hasil Mean Kelas X=47,2 Dan Kelas Kontrol X=48,3. Namun Setelah Diberikan Perlakuan X Posttest Kelas Eksperimen Mencapai X=75,3 Dan Kelas Kontrol X=70,5. Sedangkan Hasil Analisis Data Menggunakan Statistic Uji-T Diperoleh Thitung = 5,39 Dan Ttabel = 0,05 (1,69). Sehingga Thitung (5,39 > 1,69). Dengan Demikian Dapat Dikatakan Bahwa Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Pada Pembelajaran Menggunakan Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMK Al- Wahyu Cibubur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_%201307015054_%20UMI%20FATEKA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

Hayati, Illa

Prevalensi masalah gizi ganda pada remaja di Indonesia seperti gizi kurang, dan gizi lebih, hingga saat ini masih tinggi dan belum terselesaikan. Selain itu, masalah tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif dimasa yang akan datang (Fauzi, 2012). Masalah status gizi akan menjadi lebih kompleks jika terjadi pada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau pada anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan status merokok, konsumsi alkohol, dan asupan zat gizi makro dengan status gizi anak jalanan di Jakarta Selatan. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional, yang di lakukan pada bulan Juli-Agustus 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan di daerah Jakarta Selatan yang berjumlah 30 anak jalanan dengan menggunakan qouta sampling . Data yang dikumpulkan adalah data primer yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden melalui kuesioner yang telah di persiapkan. Hasil penelitian diketahui terdapat variabel yang berhubungan dengan status gizi adalah status merokok (p-value 0.044), asupan energi (p-value 0.004) dan asupan lemak dengan (p-value 0.047), sedangkan konsumsi alkohol (p-value 0.132) asupan protein (p-value 0.108) dan asupan karbodirat (p-value 0.132) tidak ditemukan adanya hubungan dengan status gizi. Peneliti merekomendasikan untuk di lakukan penelitian yang serupa dengan jumlah populasi yang lebih luas dengan menggunakan desain penelitian yang dapat menggambarkan sebab akibat, serta responden lebih memperhatikan asupan makan, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Di harapkan kepada Dinas Sosial Jakarta memberikan promosi dan edukasi kepada anak jalanan di Jakarta Selatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/1/FIKES_GIZI_1205025092_IILLA%20HAYATI.pdf

Unduh!